• KANAL BERITA

Pemkab Jamin Seleksi Perangkat Desa Serentak Netral

foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Temanggung melakukan pengisian kekosongan jabatan perangkat desa sebanyak 156 formasi di 104 desa di Kabupaten Temanggung. Mereka menjamin proses pengisian dilakukan panitia netral, tanpa ada tendensi dukungan kepada kepala desa. Seleksi terbuka telah dilakukan dan direncanakan akan dilantik akhir September mendatang. Diharapkan para perangkat desa terpilih segera memalsimalkan tugasnya usai pelantikan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Temanggung, Endang Praptaningsih menyebutkan, pihaknya menjamin panitia pemilihan perangkat desa yang telah disumpah telah menjalankan peranannya secara netral tanpa ada tendensi dari pihak manapun. "Kami jamin semua netral. Alhamdulillah proses seleksi sudah berjalan lancar," ungkapnya.

Menurut Endang, kekosongan jabatan perangkat desa hampir terjadi di 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Untuk jabatan yang kosong juga terdiri dari berbagai formasi, baik Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Urusan (Kaur) Pemerintah, Kaur Pembangunan, Kaur Kesejahteraan Rakyat, Kaur Keuangan dan Kaur Umum dan Kepala Dusun. Kekosongan jabatan pada sejumlah formasi perangkat desa tersebut sebetulnya ada yang sudah mencapai satu tahunan.

Melalui seleksi perangkat desa serentak tersebut, diharapkan semua kekosongan jabatan bisa lekas terisi. "Dari 156 formasi perangkat yang kosong, tiga diantaranya merupakan jabatan sekdes. Antara lain di Desa Tlahab Kecamatan Kledung, Desa Jlegong Kecamatan Bejen dan Desa Wonotirto Kecamatan Bulu. Untuk formasi jabatan lain sangat fariatif di masing-masing desa yang mengalami kekosongan," terang dia.

Dikatakan, kekosongan jabatan selain karena adanya pejabat lama yang pensiun atau meninggal, terdapat pula jabatan kosong lantaran saat pengisian tahun kemarin tak terisi, sehingga tahun ini harus dibuka kembali. "Ketidakterisian jabatan kosong saat itu dipengaruhi animo masyarakat yang rendah. Karena sesuai aturan minimal jumlah peserta seleksi di masingp-masing formasi jabatan adalah dua orang, maksimal tak terbatas," jelas dia.

Seleksi tahun inipun pihaknya masih mendapati proses seleksi di sejumlah kecamatan hanya diikuti dua orang untuk per masing-masing formasi. Sejumlah kecamatan tersebut antara lain di wilayah Kecamatan Tretep, Kecamatan Bejen, Kecamatan Candiroto  dan Kecamatan Wonoboyo. Di sejumlah kecamatan itu peserta yang mendaftarkan diri ada yang hanya dua atau tiga peserta saja. Jadi sebagai upaya menjaga netralitas panitia, seleksi ada yang dilakukan di kecamatan.

Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan Perangjat Desa Mudal Kecamatan Temanggung, Dwi Sukarnai mengungkapkan, pemilihan di Desa Mudal telah berjalan lancar tanpa ada halangan apapun. Antusiasme peserta mengikuti seleksi juga cukup bagus, karena dari dua formasi yang ada, masing-masing formasi diikuti cukup banyak peserta. "Ada dua formasi, untuk Kepala Seksi Pelayanan ada 13 orang dan Kepala Dusun Dukuh ada empat orang," ujarnya.

Menurut dia, mekanisme seleksi dilakukan dengan dua tahap, yakni ujian tertulis dan ujian praktek. Pihak panitia menjamin semua proses dilakukan secara netral. Untuk pengumuman mengenai siapa yang memiliki skor tertinggi juga dilakukan di hari yang sama, sebagai wujud trasparansi kegiatan seleksi kepada para peserta. "Sesuai aturan seluruh warga negara Indonesia (WNI) bisa turut serta, asalkan jika terpilih harus mau berdomisili di desa," imbuh dia. (mar)


(M Abdul Rohman/CN34/SM Network)