• KANAL BERITA

Perpustakaan Kota Magelang Hadirkan Mini Teater

MINI TEATER: Sejumlah pelajar menikmati film yang diputar di mini teater milik Perpustakaan Kota Magelang yang baru saja dibuka.
MINI TEATER: Sejumlah pelajar menikmati film yang diputar di mini teater milik Perpustakaan Kota Magelang yang baru saja dibuka.

MAGELANG, suaramerdeka.com – Untuk meningkatkan kunjungan, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kota Magelang membangun mini teater. Ruangan yang menyerupai gedung bioskop tersebut dibuka untuk umum, untuk anak-anak atau sekolah baik dari kota magelang maupun luar daerah.

“Saat ini kita sedang menambah koleksi film untuk ditayangkan di mini teater ini. Seluruhnya (film) bersifat edukatif dengan durasi kurang dari setengah jam," ujar Kepala Disperpusip Kota Magelang, Isa Ashari saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/9).

Ia menjelaskan, kunjungan ke Perpustakaan Kota Magelang terus mengalami kenaikan. Saat ini hampir rata-rata lebih dari 300 orang datang ke perpustakaan yang berada di Jalan Kartini, Magelang Tengah itu tiap harinya.

“Apalagi saat week end (akhir pekan), karena kita buka layanan setiap hari, tingkat kunjungan di hari libur malah lebih tinggi. Kita juga buka layanan sampai malam, agar masyarakat terfasilitasi membaca buku,” katanya.

Isa menyebutkan, pihaknya saat ini tengah mengembangkan inovasi mini teater. Lewat program inovasi tersebut minat baca dan kunjungan masyarakat ke perpustakaan kian bertambah.

“Kita baru menambah koleksi film-film untuk ditayangkan di sana. Program ini bisa menarik kunjungan anak-anak TK dan SD, serta melatih meningkatkan minat baca anak usia dini. Konten film yang ditayangkan harus benar-benar edukatif," ungkapnya.

Dia menyebutkan, pihaknya merancang konsep mini teater ini menyerupai gedung bioskop. Tadinya, mini teater yang dimiliki Disperpusip hanya berbentuk lesehan.

“Sekarang sudah dibuatkan kursi empuk dan bertingkat. Jadi, yang paling belakang paling tinggi, dan semakin ke depan semakin rendah. Seperti tangga dan bioskop. Tapi filmnya beda dengan bioskop, karena yang kita tonjolkan adalah sisi mendidiknya," paparnya.

Untuk jumlah koleksi buku, sebutnya, Perpustakaan Kota Magelang memiliki sebanyak 57.000 eksemplar dengan lebih dari 39.000 judul. Disperpusip sendiri kini memiliki model pencarian buku secara digital, sehingga memudahkan pengunjung untuk memilih buku.

“Sudah setahun ini Perpustakaan membuka layanan sampai malam pada saat week end. Kita harapkan dengan tambahan jam buka layanan, bisa menaikkan minat baca masyarakat," pungkasnya. (Asef Amani)

 

--

Asef F Amani, SM Network

IG @asef_amani


(Asef Amani/CN34/SM Network)