• KANAL BERITA

Belajar Berdemokrasi sejak Dini dari Pilketos

SUNGKEM:Salah satu pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMP 2 Kembaran sungkem kepada guru sesaat sebelum pelaksanaan pemungutan suara, kemarin.(Foto suaramerdeka.com/Budi Setyawan)
SUNGKEM:Salah satu pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMP 2 Kembaran sungkem kepada guru sesaat sebelum pelaksanaan pemungutan suara, kemarin.(Foto suaramerdeka.com/Budi Setyawan)

BANYUMAS, suaramerdeka.com- Sengatan sinar matahari tak menyurutkan empat murid SMP 2 Kembaran Kabupaten Banyumas beranjak dari kursi yang tertata di lapangan bola basket, kemarin.  Mereka antara lain Nasywa Aprilia Rosadhi, Ananda Dimas Prasetio, Erwin Setiawan dan Nurul Isnaeni.

Keempat siswa ini merupakan pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS yang bersaing dalam ajang pemilihan ketua OSIS (Pilketos) tahun pelajaran 2019/2020 di sekolah tersebut.  Di deretan kursi itu, terdapat pula sejumlah guru dan orang tua dari masing-masing calon pengurus OSIS.

Setidaknya ada 30 anak yang bakal menjadi pengurus.  Namun untuk jabatan ketua dan wakil diisi oleh dua siswa yang berhasil terpilih dalam ajang pemilihan ini.

Kepala sekolah, N Fredy Franmoko mengatakan, lewat Pilketos, para siswa diajak untuk belajar sejak dini secara langsung tentang demokrasi dan bagaimana penyelenggaraan pemilihan umum, sehingga ketika dewasa dan hidup bermasyarakat, mereka memiliki pengalaman.

Para peserta didik diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai calon pengurus.  Setelah proses pendaftaran selesai, tim seleksi yang terdiri atas guru dan siswa melakukan proses test secara tertulis dan lisan.

Test ini dilakukan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan para kandidat tentang pengelolaan sebuah organisasi.  Setelah kegiatan test, kemudian diambil sebanyak 30 anak untuk mengikuti kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang berlangsung selama tiga hari.

''Dari hasil LDK tersebut kemudian muncul pasangan kandidat yang dipilih menjadi ketua dan wakil ketua OSIS, yakni pasangan calon 01 Nasywa Aprilia Rosadhi-Ananda Dimas Prasetio dan Erwin Setiawan-Nurul Isnaeni,'' ujarnya.

Seluruh tahapan dalam kegiatan ini dilakukan seperti layaknya pemilihan presiden (Pilpres) atau pemilihan kepala daerah (Pilkada).  Sebelum proses pemungutan suara, para pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS melakukan sungkem kepada orang tuanya masing-masing.

''Sungkem kepada orang tua ini merupakan bentuk permohonan doa restu agar diberi kelancaran dalam mengemban amanah sebagai pengurus OSIS,'' terang Fredy.

Selain itu, pihak sekolah sengaja mengundang orang tua calon pengurus OSIS agar mereka tahu sekaligus meminta izin, bahwasanya mereka akan mengelola organisasi siswa, sehingga tidak tertutup kemungkinan waktunya banyak tersita di sekolah.  

Setelah sungkeman, para calon melakukan penyampaian visi dan misi di hadapan para siswa dan guru yang akan memilih.  Usai penyampaian visi dan misi, prosesi pemungutan suara dilakukan.

Seluruh siswa yang berjumlah sebanyak 595 anak, guru dan karyawan SMP 2 Kembaran menentukan pilihannya di bilik suara yang sudah disediakan dan dimasukkan ke kotak suara.

Mereka yang telah menyalurkan hak pilihnya, juga diwajibkan mencelupkan jarinya ke tinta yang disediakan sebagai bukti telah memberikan hak pilihnya.

Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, para siswa sempat menghentikan acara untuk mengheningkan cipta atas meninggalnya Presiden ketiga BJ Habibie.

Sementara Ketua panitia kegiatan, Dunung Setiyo Pambudi menambahkan, di sela-sela kegiatan Pilketos, para siswa juga mengadakan kegiatan bazar kuliner.
 


(Budi Setyawan/CN19/SM Network)