• KANAL BERITA

Pilketos SMA 1 Karangkobar, Latih Berdemokrasi di Lingkungan Sekolah

TARI JARANAN : Sejumlah siswa menunjukkan kebolehannya dengan menyajikan tari jaranan saat Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) di SMA N 1 Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara. (suaramerdeka.com / dok)
TARI JARANAN : Sejumlah siswa menunjukkan kebolehannya dengan menyajikan tari jaranan saat Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) di SMA N 1 Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara. (suaramerdeka.com / dok)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - SMA N 1 Karangkobar Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos). Ada pemandangan menarik digelaran yang berbasis adiwiyata tersebut, yakni para  kandidat calon ketua OSIS mengenakan kostum adat hasil kreativitas masing-masing. Misalnya, kandidat nomor satu, Gitana Arum P - Suhendra mengenakan pakaian adat dari Makasar.

Kandidat nomor dua, Fauza Cahyu P - Hafidz Azwariza mengenakan pakaian adat dari Betawi. Kemudian, kandidat  nomor tiga, Rohiman-Desy Khulistina mengenakan pakaian adat dari Bali, dan kandidat nomor enpat, Triyanto Setia Budi - Yustika Indah P mengenakan pakaian adat dari Jawa Tengah. Tak hanya itu, sebanyak 40 siswa turut serta memeriahkan ajang tersebut dengan menyajikan tari jaranan, hasil kreativitas guru SMA N 1 Karangkobar.

Kepala SMA N 1 Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Drs Amin Shodiq mengatakan, Pilketos merupakan latihan berdemokrasi di lingkungan SMA N 1 Karangkobar. Diharapkan dari gelaran itu, peserta didik semakin terlatih, sportif dan cerdas dalam pendidikan berdemokrasi.

"Siapapun yang terpilih menjadi Ketua OSIS yang penting amanah. Kami berharap SMA N 1 Karangkobar lebih maju dalam prestasi dan religius dalam bersikap," kata Amin Shodiq di sela-sela aktivitasnya di SMA N 1 Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara seusai acara berlangsung.

Amin Shodiq meyakini, para kandidat merupakan siswa terpilih. Oleh karena itu pihaknya meminta siapapun nanti yang terpilih supaya dapat mengemban tugas dengan baik. Sementara yang belum terpilih harus tetap produktif dan berprestasi. "Bagi yang belum terpilih harus legowo. Kami meyakini mereka semua merupakan anak anak terbaik dan berprestasi," imbuhnya.

Guru seni budaya SMA N 1 Karangkobar, Niansari Susapto Putri, M.Pd selaku kreator acara tersebut mengatakan, kostum adat yang dikenakan para calon ketua OSIS terbuat dari bahan ramah lingkungan yang memiliki nilai artistik tersendiri. "Hiasan panggung, dekorasi, properti pendukung Pilketos bernuansa Adiwiyata yang penuh keramahan lingkungan," katanya.

Pada kesempatan itu,  sebanyak 710 surat suara terkumpul. Hasil penghitungan suara, kandidat nomor nomor tiga (422 suara), kandidat nomor satu  (108 suara), kandidat nomor dua (77 suara), dan kandidat nomor empat (64 suara). Sementara untuk suart suara tidak sah sebanyak 39 suara.


(Siswo Ariwibowo /CN26/SM Network)