• KANAL BERITA

Bisnis Kopi di Temanggung Kian Merebak

Delapan Remaja Dilatih Jadi Barista Andal

IKUTI PELATIHAN : Seorang peserta mengikuti pelatihan Barista di Kedai Smart Coffee House Temanggung, belum lama ini. (suaramerdeka.com / M Abdul Rohman)
IKUTI PELATIHAN : Seorang peserta mengikuti pelatihan Barista di Kedai Smart Coffee House Temanggung, belum lama ini. (suaramerdeka.com / M Abdul Rohman)

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Perkembangan bisnis kopi di Temanggung saat ini sudah semakin merebak. Tak kurang dari 182 brand kopi dari sejumlah kecamatan, kian menunjukkan eksistansinya di Kota Tembakau ini. "Temanggung selain terkenal sebagai Kota Tembakau, ternyata menyimpan hasil perkebunan yang sangat potensial yaitu kopi," ujar salah satu pengusaha kopi di Temanggung, Denny Wicaksono.

Menurut dia, beberapa tahun yang lalu, komoditas kopi mulai menggeliat baik di tingkat petani, pemroses, kedai tau cafe maupunpenikmat atau pecinta kopi. Mereka semua bergerak seirama untuk menciptakan kopi yang enak, digemari dan merebut pelanggan. "Banyak yang membuat brand sendiri baik dengan kemasan yang unik, sederhana serta powder coffee yang terbaik bagi masing-masing brand," beber dia.

Dijelaskan, kopi yang berasal dari Temanggung ada kopi Robusta dengan ketinggian 700 sampai 800 meter dari permukaan laut (mdpl) sedangkan Arabika ketinggian 1000 mdpl ke atas. Sedangkan kuantitas panen antara dua jenis kopi tersebut berbeda untuk per tahun. Robusta lebih banyak. "Kedai atau cafe yang sekarang menjamur juga membuat konsep, variasi menu maupun promosi guna memperkenalkan kopi Temanggung," jelasnya.

Dengan adanya potensi itu, usahanya berupaya menggali dan mengembangkan potensi yang ada, salah satunya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan mengadakan Pelatihan Barista Tingkat Dasar. Ada delapan remaja dididik untuk menjadi Barista yang benar-benar memperoleh edukasi tentang skill atau keahlian dalam meracik kopi didukung dengan pemahaman service atau pelayanan kepada konsumen.

Pelatihan yang digelar di Kedai Smart Coffee House Temanggung tersebut diikuiti delapan peserta dari Temanggung ada juga dari Wonogiri dan Semarang. Materi untuk pelatihan antara lain pengetahuan tentang kopi Robusta dan Arabica, mengenal alat manual brew dan espresso disertai dengan praktek, belajar membuat minuman kekinian seperti es kopi dan lainnya. Selain itu disela-sela acara juga diadakan lomba membuat V60.

Hal itu digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana materi yang diserap para peserta. Pihaknya juga memberikan pelatihan cara dan tips membuka kedai sebagai tujuan agar para peserta bisa berwirausaha, membuka lapangan pekerjaan, mengurang pengangguran serta membantu program pemerintah. "Setiap peserta yang telah menyelesaikan pelatihan diberikan setifikat sebagai bukti bahwa apa yang diperoleh selama pelatihan," tutur dia.


(M Abdul Rohman/CN26/SM Network)