• KANAL BERITA

Mayoritas Masyarakat Ingin Ada Haluan Negara

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kajian soal penghidupan kembali haluan negara telah dilakukan secara mendalam. Bahkan, usulan soal haluan negara pun berasal dari masyarakat. Sekretaris Jenderal MPR Maruf Cahyono mengatakan, dari delapan sampai sembilan kali survei yang dilakukan MPR, sebanyak 85 persen masyarakat menginginkan agar negara ini kembali memiliki haluan negara.

"Jadi soal GBHN ini sebenarnya permintaan masyarakat. Dari survei-survei yang kami lakukan, angkanya selalu 85 persen (yang ingin adanya haluan negara-red)," ungkap Maruf dalam diskusi panel bertema "Evaluasi Pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945" di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada,  Yogyakarta,  Selasa (10/9/2019).

Diskusi panel yang digelar MPR ini merupakan kegiatan dalam Festival Konstitusi dan Anti Korupsi yang berlangsung di UGM,  10 -11 September 2019. Narasumber lain dalam diskusi ini adalah anggota Badan Pengkajian MPR yang juga anggota DPD dari Jawa Tengah Bambang Sadono, Prof Dr Kaelan (Guru Besar Filsafat UGM) dan Prof Dr Ratno Lukito (Guri Besar UIN Sunan Kalijaga).

Menurut Maruf, sebenarnya rencana menghidupkan kembali haluan negara ini bukan muncul tiba-tiba. Sudah sejak hampir lima tahun lalu, MPR melakukan kajian terkait haluan negara ini. "Ini sudah lama. MPR selama ini selalu meminta masukan-masukan masyarakat terkait ini. Dan sudah hampir 5 tahun ini kajian haluan negara terus dilakukan," ungkapnya.

Maruf juga menandaskan haluan negara yang tengah dikaji MPR ini bukan seperti GBHN pada masa Orde Baru (Orba). "Ini bukan GBHN Orba. Ini lebih pada perencanaan pembangunan dengan model GBHN, jadi hanya modelnya saja," paparnya.

Mengenai kepastian pengesahan haluan negara ini, Maruf mengatakan itu nanti tergantung MPR periode mendatang. Sebab, MPR periode ini tinggal menghitung hari saja. "Kan sudah tinggal beberapa hari saja yang sekarang, nanti ini ada ditangan MPR periode mendatang," kata Maruf.


(Mahendra Bungalan/CN26/SM Network)