• KANAL BERITA

Serka (K) Iska Yuniarti, Kowad Babinsa Pertama di Kodim Banyumas

PANTAU PEMBANGUNAN: Kowad Babinsa, Serka (K) Iska Yuniarti saat memantau pembangunan salah satu permukiman warga di Desa Pasiraman Kidul RT 02 RW 03, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)
PANTAU PEMBANGUNAN: Kowad Babinsa, Serka (K) Iska Yuniarti saat memantau pembangunan salah satu permukiman warga di Desa Pasiraman Kidul RT 02 RW 03, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)

BANYUMAS, suaramerdeka.com - TNI AD mulai memberikan sebuah kepercayaan yang tinggi kepada Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Salah satunya, Kowad mulai mendapatkan kesempatan untuk mengisi posisi jabatan selaku Bintara Pembina Desa (Babinsa). Padahal, selama ini jabatan dan tugas membina masyarakat desa hanya dipegang seorang prajurit TNI AD pria.

Sosok Srikandi itu adalah Serka (K) Iska Yuniarti. Istri dari Danposal Kaimana Papua Barat di Lantamal XVI Sorong Letda Laut (KH) Indra Ardiyasa. Dirinya merupakan Kowad Babinsa pertama di lingkungan Korem 071/Wijayakusuma, maupun di Kodam IV/Diponegoro. Keberadaan dan peran Kowad sebagai Babinsa, seperti halnya Serka (K) Iska Yuniarti dipandang sangat positif. Diharapkan dapat menjadi pemacu bagi Kowad-Kowad lainnya, untuk meniti karir sebagai Babinsa.

Ibu dua anak tersebut, kini dipercaya menjabat Babinsa Koramil 15/Pekuncen, Kodim 0701/Banyumas, Korem 071/Wijayakusuma untuk membina masyarakat di Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. "Saya sebelumnya tidak berpikiran, kalau akan menjadi pembina wilayah teritorial seperti saat ini. Menjadi prajurit Kowad, merupakan salah satu wujud pengabdian kepada bangsa dan Negara Republik Indonesia," ungkap Serka (K) Iska Yuniarti, yang akrab dipanggil Iska, Jumat (6/9).

Dikisahkan, selepas lulus SMA pada 2001, berbekal tekad, semangat, dan motivasi yang tinggi, dirinya mendaftarkan diri untuk bergabung TNI Angkatan Darat di Kodam III/Siliwangi. Melalui seleksi Secaba Kowad yang sangat ketat, akhirnya Iska Yuniarti dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan Secaba Kowad di Pusdik Kowad Kodiklat TNI AD Lembang Bandung pada 2005.

"Tantangan saya menjadi berat, setelah menikah pada 2010. Harus bisa membagi waktu untuk dinas, keluarga, dan pribadi," lanjut ibu yang telah dikaruniai dua putri, Keisha Anindya Ardiyasa (9) dan Kinantan Amira Ardiyasa (6) tersebut.

Bangga dan Senang

Terkait dengan jabatan saat ini, wanita kelahiran Brebes, 35 tahun lalu itu mengungkapkan, dirinya merasa bangga dan senang bisa langsung berinteraksi dan terlibat langsung dalam kehidupan di masyarakat. Khususnya untuk membantu kesulitan maupun permasalahan yang dihadapi di masyarakat, dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat. Antara lain diwujudkan dengan membangun prasarana dan sarana desa, maupun sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan anak sekolah.

''Tugas pokok kami, yaitu menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang wilayah yang tangguh. Ini tantangan bagi saya, untuk bersama-sama masyarakat dan pemerintah desa menciptakan ketahanan wilayah. Menjadi Babinsa, mampu menambah wawasan dan lebih dekat dengan masyarakat,'' tegas Serka (K) Iska.

Dia menyebut, jika motivasi dan arahan yang tiada putus selalu mengiringi langkahnya. Mulai dari Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, Danramil 15/Pekuncen Kapten Inf Subandi, maupun dari rekan-rekan sesama Babinsa.

''Semua memberikan dukungan moril. Mulai dari Dandim, Danramil, dan teman-teman Babinsa. Dukungan spesial juga datang dari suami. Membuat saya bisa menikmati dan "njalani semua tugas yang ada," ungkap Iska.

Sementara itu, Warga Desa Pasiraman Kidul RT 02 RW 03, Agus, mengaku senang dengan keberadaan Babinsa Serka (K) Iska. Walaupun baru bertugas 2 bulan, Serka (K) Iska selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang ada di wilayah. "Dia memiliki tanggung jawab yang baik terhadap wilayah binaanya. Bahkan sebagai seorang wanita, tak membuat Serka (K) Iska gampang patah semangat,'' papar dia.

Adapun Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, mengungkapan, Babinsa wanita memiliki warna sendiri dalam membina masyarakat. "Selama ini, Babinsa identik dengan pria. Keberadaan Iska di masyarakat menjadi warna berbeda, apalagi, dia cukup cepat dalam membangun komunikasi dengan siapa saja,'' tutur Dandim.


(Muhammad Arif Prayoga/CN26/SM Network)