• KANAL BERITA

Dinkes Siapkan 17 Ribu Alat Screening HIV/AIDS

TES DARAH: Koordinator KDS  Kauman Eni Mardiyanti mengikuti tes darah untuk screening penyakit HIV/AIDS pada kegiatan hari AIDS Sedunia, baru-baru ini. (SM/Saiful Annas)
TES DARAH: Koordinator KDS Kauman Eni Mardiyanti mengikuti tes darah untuk screening penyakit HIV/AIDS pada kegiatan hari AIDS Sedunia, baru-baru ini. (SM/Saiful Annas)

KUDUS, suaramerdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus berencana menggelar program screening untuk mengantisipasi penularan HIV/AIDS di Kabupaten Kudus dengan menyiapkan 17 ribu perangkat des HIV cepat untuk program ini.

 Kepala Dinkes Kabupaten Kudus Joko Dwi Putranto Joko mengatakan program screening terhadap penyakit menular ini dijadwalkan mulai November mendatang. ‘’Sebanyak 17 ribu perangkat tes HIV cepat akan kami siapkan untuk memeriksa orang-orang yang berisiko tertular HIV/AIDS,’’ kata Joko, Jumat (6/9).

Puskesmas di Kabupaten Kudus, lanjut Joko, juga akan disiapkan untuk mendukung program screening. Dinkes akan menyiapkan perangkat screening tambahan di setiap Puskesmas.

Cari Produk Kesehatan, Suplemen dan Multivitamin

Joko menambahkan, perangkat pemeriksaan yang disediakan Dinkes dan puskesmas ditargetkan bisa mendukung pemeriksaan untuk deteksi dini infeksi HIV pada 20.000 warga yang berisiko tertular HIV.

Dengan program screening itu, diharapkan bisa menanggulangi sejak dini kasus HIV/AIDS serta mencegah penyebaran virus.

Dinkes Kudus mencatat 76 kasus HIV/AIDS selama Januari sampai Juli 2019. Jumlah ini lebih kecil dari temuan Kelompok Dampingan Sebaya (KDS) dan Kaukus Masyarakat Anti Narkoba (Kauman)  yang mencatat 98 kasus sejak awak tahun sampai sekarang.

Koordinator KDS dan Kauman Eni Mardiyanti mengatakan, temuan kasus sejak dini penting dalam upaya penanganan dan pencegahan penularan HIV/AIDS. ‘’Program screening ini penting. Kami sudah mengusulkan sejak lama untuk mendukung pencapaian target nol kasus baru HIV/AIDS pada 2027,’’ ujarnya.


(Saiful Annas/CN39/SM Network)