• KANAL BERITA

Mangkrak, Jalingkut Tegal-Brebes Digarap Oktober

Pengendara sepeda motor melintasi persimpangan Jalingkut, Selasa (27/8). (suaramerdeka.com/Tresno Setiadi)
Pengendara sepeda motor melintasi persimpangan Jalingkut, Selasa (27/8). (suaramerdeka.com/Tresno Setiadi)

TEGAL, suaramerdeka.com - Proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Tegal-Brebes sepanjang 17 KM yang mangkrak bakal dilanjutkan mulai Oktober 2019. Proyek senilai Rp 295 miliar, saat ini, tengah masuk dalam proses tender dan pengurusan administrasi di Kementerian Keuangan.

‘’Informasi didapat setelah Balai Jalan Jateng dan Satker pembangunan ke lokasi. Dimulai antara Oktober, November, atau Desember tahun ini," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal Sugiyanto, Selasa (27/8).

Kali pertama, proyek pembangunan jalan sepanjang 17 kilometer itu dimulai 2010 dengan anggaran Rp 205 miliar. Anggaran bersumber dari APBN 30 persen, sisanya 70 persen dari bantuan luar negeri (Loan World Bank-red).

Proyek yang dikerjakan PT Bumirejdo itu sesuai rencana awal selesai September 2012, namun terhenti pada 2013 saat proses pembangunan baru mencapai 48 persen, lantaran pemerintah tidak membayar kontraktor selama dua bulan.

Sugiyanto menambahkan, proyek lanjutan, saat ini tengah masuk dalam proses tender dan pengurusan administrasi di Kementerian Keuangan dengan anggaran sebesar Rp 295 miliar. "Proyek pengerjaannya multi years. Dimulai 2019 dan 2021 sudah operasional," tambahnya.

Pengerjaan di Kota Tegal dimulai dari depan KUD Karya Mina, ke barat sampai Kelurahan Kaligangsa. "Nanti melewati tiga sungai. Sungai Sibelis, Kali Pemali, dan Sungai Kaligangsa perbatasan Tegal-Brebes," katanya.


(Tresno Setiadi/CN40/SM Network)