• KANAL BERITA

PDAM Kendal Bangun Keran Air Siap Minum 

COBA AIR: Kabag Hubungan Pelanggan Bambang Yogi (kiri) dan Kabag Produksi Wahyudi mencoba air dari keran siap minum yang disiapkan untuk masyarakat. (Foto suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
COBA AIR: Kabag Hubungan Pelanggan Bambang Yogi (kiri) dan Kabag Produksi Wahyudi mencoba air dari keran siap minum yang disiapkan untuk masyarakat. (Foto suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com – PDAM Tirto Panguripan Kendal membangun keran air siap minum (KASM) di Kantor PDAM Cabang Kendal Timur di Jalan Stadion, Kelurahan Kebondalem, Kendal. Pemilihan pembangunan keran air sana, karena kawasan tersebut terdapat Hutan Klorofil dan merupakan ruang publik. 

Kabag Hubungan Pelanggan PDAM Tirto Panguripan Kendal, Bambang Yogi, mengatakan, pembangunan keran air siap minum merupakan salah satu inovasi untuk pelanggan dan masyarakat. Keran air itu boleh digunakan siapa pun, tetapi tidak boleh mengambil dengan menggunakan selang dan dalam jumlah besar. ‘’Air minum itu gratis dan kami peruntukkan masyarakat,’’ kata dia, Senin (26/8). 

Dia mengatakan, hingga kemarin pihaknya mempunyai dua KASM. Satu berada di GOR Bahurekso dan satu lagi di Jalan Stadion. KASM di Jalan Stadion dibangun Agustus 2019 dan dalam waktu dekat akan diresmikan. 

‘’Kami sengaja pilih di Jalan Stadion, karena kawasan itu dekat dengan Hutan Klorofil dan terdapat sejumlah sekolah baik SD maupun SMP. Setiap pagi dan sore hari, banyak warga yang beraktifitas di sana. Air tersebut bisa diminum tanpa harus dimasak,’’ tuturnya. 

Yogi menambahkan, di sana nantinya bakal disiapkan petugas yang memantau penggunaan air minum tersebut. Hasil pemantauan terhadap keran air siap minum di GOR Bahurekso, pada hari biasa rata-rata 50 orang memanfaatkan air tersebut. ‘’Di sekitar GOR terdapat pedagang dan abang becak. Namun, penggunaan bisa meningkat bila di GOR dan sekitarnya terdapat kegiatan,’’ jelas dia. 

Kabag Produksi PDAM Tirto Panguripan, Wahyudi, menjelaskan, pembangunan KASM di Jalan Stadion dilakukan sejak awal Agustus dan siap dioperasional. Di sana terdapat dua keran air yang bisa digunakan. Anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 30.900.000. ‘’Warga bisa menikmati air tersebut setiap saat tanpa dipungut biaya. Air tersebut layak langsung diminum dan sudah melalui uji laboratorium,’’ tuturnya.


(Rosyid Ridho/CN19/SM Network)