• KANAL BERITA

Wanita Tangguh Dapat Hadiah Umrah

foto: suaramerdeka.com
foto: suaramerdeka.com

BOYOLALI, suaramerdeka.com  -Wanita tangguh, Jamilah (61), warga Dukuh Bukurireng, Desa Bendan terpilih sebagai salah satu nasabah yang mendapatkan hadiah umrah gratis BTPN Syariah. Bersama suami, Suwandi (72), dia gigih membuka usaha penjualan kelapa parut.

Usaha di rumah dan di Pasar Pengging itu mampu menjual 200- 300 butir kelapa yang diparut. Biasanya, kelapa parutan dibeli oleh pedagang keliling dan pedagang sayuran untuk dijual kembali. Jamilah  juga menjual cabai, bumbu dapur dan ikan asin.

‘’Kelapa dibeli dari wilayah seputar Boyolali, kadang juga mendatangkan langsung dari Yogya,’’ ujar Suwandi.

Jamilah juga mengkoordinasi sejumlah teman untuk membuka usaha sesuai kemampuannya. Untuk permodalan, meraka mendapatkan kredit dari perbankan, salah satunya BTPN Syariah.

Berkat kegigihannya tersebut, Jamilah terpilih sebagai salah satu nasabah yang mendapatkan hadiah umroh gratis. Kepastian itu diperoleh lewat surat yang diserahkan langsung oleh Direktur BTPN Syariah, Gatot Adi Prasetyo.

Dalam surat Jamilah menjadi peserta umrah pada 25 November mendatang. ‘’Saya senang. Seusai tahajud dan salat lainnya saya selalu berdoa ingin bisa umrah. Ternyata betul bakal berangkat ke Tanah Suci. Alhamdulillah,’’ kata Jamilah yang mengaku tak bisa membaca.

Usaha keras juga dijalani Suratni, warga Klumpit, Desa Bendan. Semula dia patah semangat setelah suami meninggal. Belum lagi, dia terkena PHK dari pabrik tempatnya bekerja. Padahal, anaknya masih membutuhkan biaya sekolah. ‘’Semula saya ragu, tapi pihak perbankan berusaha meyakinkan.’’

Dia pun mulai membuka usaha dengan dana pinjaman bank sebesar Rp 4 juta. ‘’Dana saya belikan seterika dan perlengkapan pendukung lainnya. Ternyata, usaha yang saya tekuni ini bisa berkembang hingga sekarang. Anak- anak juga bisa lulus sekolah.’’

Direktur BTPN Syariah, Gatot Adi Prasetyo, menjelaskan umrah gratis itu merupakan hadiah kepada nasabah. Tahun ini bakal diberangkatkan 295 nasabah plus 100 karyawan.

‘’Umrah ini gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Bahkan, para peserta juga mendapatkan uang saku,’’ terang dia.

Pihaknya berusaha menyasar keluarga prasejahtera produktif sebagai nasabah. ‘’Total nasabahnya mencapai,6 juta orang dengan pinjaman mulai dari Rp 1,5 juta. Kami juga melakukan pendampingan secara rutin.’’


(Joko Murdowo/CN34/SM Network)