• KANAL BERITA

PCNU Kendal-PCI NU Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan

Ketua Lembaga Pendidikan Maarif PCNU Kabupaten Kendal Ibnu Darmawan dan Ketua Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Tiongkok Nurwidiyanto MSi disaksikan Ketua Tanfidziyah PCNU Kendal KH Mohammad Danial Royyan menunjukkan naskah kerja sama pendidikan usai ditandatangani, kemarin.
Ketua Lembaga Pendidikan Maarif PCNU Kabupaten Kendal Ibnu Darmawan dan Ketua Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Tiongkok Nurwidiyanto MSi disaksikan Ketua Tanfidziyah PCNU Kendal KH Mohammad Danial Royyan menunjukkan naskah kerja sama pendidikan usai ditandatangani, kemarin.

KENDAL, suaramerdeka.com - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal KH Moh Danial Royyan mengatakan. Kerja sama antara bangsa Tiongkok dengan Nusantara dan juga bangsa Arab telah terjalin berabad-abad yang lampau.

‘’Bukti-bukti Peninggalan sejarah menunjukkan dan memperkuat penjelasan itu. Kita sekarang tinggal melanjutkan memetik manfaat yang baik-baik. Yang tidak baik ya tidak usah diambil,’’ tegasnya.

Ia mengatakan hal itu dalam pengajian Sabtu Legi di aula Kantor PCNU Jl. Raya Soekarno – Hatta No.303, Kendal, kemarin. Pengajian bertema ‘’Mempelajari Bahasa dan Budaya Nonmuslim Menurut Islam’’ yang didesain dengan seminar menampilkan pembicara Ketua Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Tiongkok Nurwidiyanto MSi, Wakil Katib Syuriyah Sugiarto Pramono MSc dan Mustasyar Agus Fathuddin Yusuf MA.

Mustasyar PCINU Tiongkok Agus Fathuddin Yusuf menjelaskan, sekarang cukup banyak santri dari berbagai pondok pesantren yang menuntut ilmu di Tiongkok. ‘’Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China, sebagai salah satu hadist yang memotivasi para santri untuk menjalankan sunnah Rasul tersebut. Dia mengajak untuk tidak memperdulikan berita bohong atau isu hoaks yang berhembus melalui medsos belakangan ini.

Pada kesempatan itu dilakukan penandatangan kerja sama pendidikan antara PCNU Kendal yang diwakili Ketua Lembaga pendidikan Maarif NU Ibnu Darmawan dan Ketua tanfidziyah PINU Tiongkok Nurwidiyanto MSi.

Menurut Nurwidiyanto, kehidupan beragama dijamin hak-hak nya dengan menjalankan aktivitas ritual warga NU di tiongkok secara baik pula. ‘’Tidak ada larangan atau paksaan seperti ditulis di medsos,’’ katanya.

Ketua Panitia Ali Martin, mengatakan  dalam kegiatan ini dilaksanakan pula penandatangan kerjasama antara PCI NU Tiongkok dan PC LP Maarif NU Kabupaten Kendal di bidang akses beasiswa pendidikan, pemagangan dan tukar menukar informasi.

Diharapkan terjalinnya kerja sama secara lebih jauh ke depan dalam rangka pemberdayaan masyarakat khususnya warga NU dalam bidang akses pendidikan dan arus ilmu pengetahuan teknologi.

‘’Muga-muga lebih banyak lagi kader-kader Nahdliyyin yang berkesempatan melanjutkan studi di Tiongkok,’’ kata Dosen Fisip Unwahas itu.(B13-)

 


(Agus Fathuddin/CN34/SM Network)