• KANAL BERITA

Komunitas Barbershop Selenggarakan Cukur Gratis di TMII

foto: suaramerdeka
foto: suaramerdeka

JAKARTAsuaramerdeka.com - Komunitas Barbershop yang beranggotakan warga Kabupaten Batang perantauan di Jabodetabek (Jakarta Bogor, Depok Tanggerang dan Bekasi), menggelar cukur gratis, utamanya bagi para pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada hari ini, Minggu (25/8).

“Cukur gatis ini kita selenggarakan untuk mangayubagyo pentas Duta Seni Kabupaten Batang di anjungan Provinsi Jawa Tengah, TMII Jakarta pada hari ini,”kata Joko Susilo, pengurus komunitas Barbershop Jabodetabek, yang aseli berasal dari jalan Yos Sudarso Batang itu.

Bupati Wihaji yang merasa tertarik dengan action komunitas Barbershop dari warga Batang rantau tersebut, lalu ikut cukur rambut gratis di pelataran anjungan TMII.

“Saya sangat mengapresaisi kegiatan cukur gratis ini, unik dan menarik di saat berkumpulnya masyarakat Batang rantau di Jakarta," kata Wihaji.

Ia mengatakan, pekerjaan tukang cukur merupakan pekerjaan seni, maka terus asah kemampuannya dan ikuti model kekinian yang digemari oleh kaum milenial.

"Model potong rambut sekarang menjadi tren gaya hidup. Oleh karena itu terus asah kemampuannya, kita siap menggelar workshop dan pelatihan karena itu mendukung program penciptaan 1000 wirausaha baru di Kabupaten Batang,"sebutnya.

Wihaji juga berterimakasih kepada komunitas barbershop warga Batang rantau, karena secara inisiatif sendiri ikut meramaikan kegiatan dengan cukur gratis.

"Mereka orang - orang sukses yang berusaha di Jakarta dengan profesi tukang potong rambut, yang pendapatannya bisa mencapai Rp 12 juta/ bulan,"tuturnya.

Bupati juga mendoakan agar mereka terus sukses dan berkah hidupnya, tapi jangan lupakan Batang dan promosikan wisata Batang sebagai Heaven Of Asia.

Ide kreatif

Pengurus Komunitas Barbershop Batang rantau, Joko Susilo menambahkan, cukur gratis diselenggarakan, sebagai ide kreatif teman - teman komunitas yang ingin menampilkan sesuatu yang beda, yakni menampilkan ketrampilan cukur rambut.

 

“Kita berharap agar Pemkab mendukung komunitas barbershop yang ada di Batang untuk menggelar workshop dengan mengundang narasumber yang berkompeten,” harap Joko.

 

Ia mengatakan, pangkas rambut termasuk pekerjaan jasa juga seni sehingga harus ada kenaikan ongkos dan persamaan harga. Karena untuk bisa ganteng hanya membayar Rp.7 ribu, itu sangat murah sekali. Kita ingin menaikkan ongkos menjadi Rp 10 rib, biar lebih sejahtera,"ujar dia.

Sementara itu, Rudin yang berkesempatan memotong rambut Bupati Wihaji mengatakan, ia agak grogi saat mencukur rambut orang nomor satu di Kabupaten Batang itu.

"Ya, jujur saja, saya sedikit grogi, karena baru pertama ketemu dengan pak Bupati, kok langsung pegang - pegang kepalanya," kata Rudin yang asli warga Kecamatan Bawang itu


(Kasirin Umar/CN34/SM Network)