• KANAL BERITA

PLN UP3 Cilacap Sosialisasikan Kompor Induksi dan Motor Listrik

Peserta antusias mengikuti lomba memasak dengan menggunakan kompor induksi yang digelar PLN UP3 Cilacap saat Car Free Day (CFD) Alun-alun Kebumen, Minggu (25/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Peserta antusias mengikuti lomba memasak dengan menggunakan kompor induksi yang digelar PLN UP3 Cilacap saat Car Free Day (CFD) Alun-alun Kebumen, Minggu (25/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) sosialisasi dan edukasi penggunaan kompor induksi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan melalui lomba memasak nasi goreng menggunakan kompor yang menggunakan energi listrik tersebut.

Kegiatan bertajuk Gebyar Kemerdekaan di Era Digital 2019 itu berlangsung di Alun-alun Kebumen, Minggu (25/8) bersamaan dengan  momentum Car Free Day (CFD). Acara dimulai dengan senam bersama, peserta yang terdiri atas anggota Dharma Wanita, driver  ojek online  dan para pegawai Bank BRI langsung mengikuti lomba memasak menggunakan kompor indusksi.

Dalam acara itu, PLN menggandeng dealer sepeda motor Muncul Group untuk mengenalkan sepeda motor listrik kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung meriah. Banyak warga yang melakukan test drive sepeda motor listrik merek Viar. Sejumlah driver ojek online tak mau ketinggalan untuk mencoba mengendarai sepeda motor ramah lingkungan itu.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap, Ahmad Mustaqir mengatakan, kegiatan tersebut serentak dilaksanakan di 123 kota di Indonesia. Ada pun kegiatan PLN UP3 Cilacap dipusatkan di CFD di Alun-alun Kebumen.

PLN memberikan promosi gebyar kemerdekaan 2019 yakni berupa diskon 50 persen untuk pelanggan yang akan tambah daya dari 450 Va hingga 197 kVA.

"Promo ini berlaku hingga 31 Oktober 2019," ujar Ahmad Mustaqir, didampingi Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen, Teguh Suprabowo, di sela-sela acara.

Ahmad Mustaqir menyampaikan bahwa menggunakan kompor induksi lebih hemat dibandingkan dengan kompor gas. Menggunakan kompor induksi jug tidak menimbulkan asap, polusi, gosong dan  tidak menimpulkan potensi kebakaran.

"Kompor induksi saat digunakan bisa disetting pada suhu tertentu atau durasi sekaian menit akan mati sendiri. Sehingga jika ibu rumah tangga yang  memasak sembari mengerjakan yang lain tidak akan rakut gosong," ujarnya, seraya menyebutkan keamanan kompor induksi lebih terjamin, sebab, saat digunakan disentuh atau tertumpah air kompor tidak nyetrum.

Lebih Hemat

Manager ULP Kebumen, Teguh Suprabowo mengatakan, sosialisasi dan edukasi kompor induksi ini agar masyarakat paham penggunaan kompor induksi. Bahwa kompor induksi tidak menimbulkan polusi dan lebih hemat. Jika menggunakan gas, dalam sehari bisa menghabiskan Rp 3.000,-, sedangkan menggunakan kompor induksi hanya membutuhkan 1 KWH atau Rp 1.500,-.

    Sama dengan motor listrik jelas lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan BBM. Sekali charge sampai penuh bisa menempuh jarak 120 km. Dalam sekali charge hanya membutuhkan Rp 4.000,-.

Manager Muncul Group Santoso Budiawan mengakui bahwa masih belum banyak masyarakat yang menggunakan pada motor listrik. Namun mereka sudah melirik motor listrik sebagai kendaraan kedua. Menurut Santoso motor listrik memiliki masa depan yang bagus dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya.

"Yang jelas, motor listrik lebih hemat baik dari penggantian bahan bakar dengan energi listrik hingga suku cadang kendaraannya," pungkasnya.


(Supriyanto/CN40/SM Network)