• KANAL BERITA

Warga Pemalang Jadi Korban Perkelahian ABK KM Mina Sejati

Miasih, kakak dari ABK KM Mina Sejati, Sudarsono berharap adiknya segera diketahui nasibnya. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
Miasih, kakak dari ABK KM Mina Sejati, Sudarsono berharap adiknya segera diketahui nasibnya. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Beberapa warga Pemalang menjadi korban perkelahian antar-Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati di perairan Laut Aru, Maluku. Konflik tersebut menimbulkan korban meninggal dunia di atas kapal dan di laut lantaran menceburkan diri.

Penelusuran yang dilakukan, warga Pemalang ada yang menjadi korban tewas, selamat, dan ada yang belum diketahui nasibnya. Salah satu korban yang belum diketahui nasibnya adalah Sudarsono alias Cekrim (38) warga Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan.

Kakak Sudarsono, Miasih mengatakan, dirinya mendapatkan kabar musibah yang menimpa adiknya itu dari pengurus KM Mina Sejati. "Saya dihubungi pengurus kapal dan mengabarkan peristiwa yang menimpa KM Mina Sejati, tapi adik saya belum diketahui nasibnya," kata Miasih, Sabtu (24/4).

Menurut Miasih, adiknya berangkat berlayar ikut kapal cumi tersebut setelah Lebaran Idul Fitri. Sudarsono, lanjut dia, berlayar meninggalkan istrinya, Iwen. Dia berharap nasib Sudarsono secepatnya diketahui.

Miasih menambahkan, warga Nyamplungsari yang ikut KM Mina Sejati selain adiknya, ada yang lain yaitu Karmudi. Namun Karmudi sudah diketahui bernasib selamat dan dia dalam perjalanan pulang menuju Pemalang.

Ada pun korban lain dalam konflik di KM Mina Sejati yang asal Pemalang adalah Waridin. Waridin warga Desa Tegalsari Barat, Kecamatan Ampelgading diketahui meninggal dunia. Keluarganya berangkat ke Jakarta untuk menjemput jenazahnya, Sabtu (24/8) kemarin.

Kabar konflik maut antar-ABK KM Mina Sejati ini diketahui pengurus kapal, Rinto, melalui telepon dari nahkoda KM Gemilang Samudra. Kapal ini menyelamatkan 11 dari 13 ABK KM Mina Sejati yang menyelamatkan diri dengan mencebur ke laut ketika konflik terjadi.

Selanjutnya KM Gemilang Bahari membuntuti KM Mina Sejati seraya melaporkan kejadian ke aparat berwenang.


(Ali Basarah/CN40/SM Network)