• KANAL BERITA

Ratusan Penggemar Zippo Hadiri Gathnas 4 Zigath

foto: suaramerdeka.com/Saktia Andri Susilo
foto: suaramerdeka.com/Saktia Andri Susilo

SOLO, suaramerdeka.com - Besarnya antusiasme penggemar Zippo tanah air untuk saling bertatap muka secara langsung, terlihat dalam Gathering Nasional 4 Zigath Zippo Club Indonesia. Sebab, ajang tahunan yang berlangsung selama dua hari tersebut, dapat menghadirkan cukup banyak peserta dari seluruh Indonesia.

"Dari informasi yang dihimpun panitia, tidak kurang dari 150 orang yang hadir," kata Ketua Umum Zigath, Topo Ngudi Utomo, saat membuka Gathnas 4 di Wisma Seni, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (24/8).

Sementara yang berhalangan hadir, ikut menyukseskan gathnas dengan memesan merchandise berupa Zippo Replica 1937 Scrimshaw 'Penari Bedoyo' yang dibuat sangat terbatas, yaitu hanya 88 unit saja. Termasuk juga penjualan kaos dengan tema serupa, yang terjual lebih dari 200 unit.

"Antusiasme ini tentu sangat menggembirakan. Terlebih, belakangan ini jumlah region dan anggota terus berkembang dan justru mendeklarasikan diri untuk bergabung menjadi keluarga besar Zigath," ujarnya.

Sejauh ini, terdapat 27 region yang telah berdiri di seluruh Indonesia. Bahkan berdasarkan data Divisi Keanggotaan, jumlah pemilik dan pemohon kartu tanda anggota (KTA) Zigath, baik perorangan mau pun region terus bertambah.

"Selain itu, sejumlah region juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayahnya. Antara lain penyelenggaraan Sedekah Qurban oleh Jogja Region Zigath (JReZ), Penanaman Seribu Pohon oleh Zigath Salatiga, Ambarawa dan Sekitarnya (Zigsas) dan Kemping Ceria bersama anak yatim oleh Zigath Kota Patriot (Zikopat) Bekasi," paparnya.

Mengambil Peran

Topo menambahkan, meski bukan organisasi sosial, namun Zigath juga mengambil peran saat bencana alam terjadi di Lombok dan Palu. Sebab Zigath turut menggalang dana melalui lelang amal Zippo dan donasi.

"Total dana yang terkumpul dan dikelola oleh Divisi Sosial sebesar Rp 44 juta. Sementara yang sudah disalurkan ke lokasi bencana sebesar Rp 30 juta," pungkasnya.

Distribusi bantuan dilakukan dengan mempercayakan kepada anggota Zigath yang berada di wilayah bencana, mau pun menggandeng relawan yang kredibel dan amanah. Saat ini, dana anggaran bencana yang belum disalurkan, dipersiapkan untuk disalurkan untuk kegiatan sosial/kebencanaan lainnya.

Sejumlah merchandise unik dan menarik juga telah diproduksi dan mendapat sambutan positif dari para penggemar Zippo tanah air. "Hal itu terbukti dengan tetap tingginya permintaan, meski sudah terjual habis dan Divisi Merchandise sudah tidak lagi memproduksinya," imbuh Topo.

Sementara, dalam rangka pengembangan organisasi, Zigath Zippo Club menambah satu divisi lagi. Yaitu Divisi Edukasi, yang nantinya akan bertugas untuk berbagi pengetahuan tentang perzippoan.

Dikatakan, Zigath juga berupaya untuk menjadi organisasi yang terbuka dan komunikatif. Karenanya, Divisi Humas sebisa mungkin mengunggah seluruh kegiatan  organisasi di media sosial.

Yaitu melalui Grup Facebook Zigath, situs www.zigath.com, Instagram @zigath_pusat dan juga kanal Youtube Zigath Zippo Club Indonesia.

Sedangkan untuk mensterilkan segala bentuk kegiatan transaksi jual beli dan lelang di grup FB Zigath, maka aktivitas tersebut akan dialihkan ke grup Facebook Forum Jual Beli (FJB) Zigath.


(Saktia Andri Susilo/CN40/SM Network)