• KANAL BERITA

Jalur Utama Kota Bumiayu Ditutup Total

SEDANG DICOR : Jalan Lingkar Bumiayu yang sedang di cor beton menjadi jalur pengalihan kendaraan dari arah Tegal menuju Purwokerto atau sebaliknya menyusul penutupan jalur Kota Bumiayu. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras Tribowo)
SEDANG DICOR : Jalan Lingkar Bumiayu yang sedang di cor beton menjadi jalur pengalihan kendaraan dari arah Tegal menuju Purwokerto atau sebaliknya menyusul penutupan jalur Kota Bumiayu. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras Tribowo)

BUMIAYU, suaramerdeka.com - Jalan Diponegoro atau jalur utama Kota Bumiayu, Brebes, Sabtu (24/8), ditutup total untuk kegiatan pawai karnaval pembangunan. Penutupan dimulai dari Simpang Tiga Rancakalong sampai Simpang Tiga Lingkar Pagojengan.

Selanjutnya, kendaraan dari arah Tegal yang hendak menuju Purwokerto atau sebaliknya akan diarahkan melalui  Jalan Lingkar Bumiayu yang saat ini dalam proses pengecoran beton sepanjang 5,4 kilometer.

Kapolsek Bumiayu AKP Wawan Dwi Leksono mengatakan, penutupan jalur kota Bumiayu akan dimulai pukul 07.00 sampai gelaran karnaval berakhir.

‘’Kami meminta maaf jika perjalanan warga terhambat atau terganggu," katanya.

Menyusul penutupan jalur kota tersebut, lanjut Kapolsek,  kendaraan dari arah Tegal ke Purwokerto atau sebaliknya akan diarahkan melewati jalan Lingkar Bumiayu.

"Di jalan Lingkar memang sedang ada proyek pengecoran jalan. Tapi masih bisa dilewati secara bergantian," kata Kapolsek. 

Selain jalur utama, sejumlah persimpangan sepanjang jalur karnaval juga akan ditutup. Antara lain Simpang Tiga Polsek,  Sidodadi, Majapahit dan simpang Tiga Pasar Hewan. Sementara untuk persimpangan di Pasar Jatisawit akan dibuka situasional.

Ketua panitia Iwan Effendi mengatakan karnaval pembangunan merupakan agenda tahunan masyarakat Bumiayu untuk memeriahkan perayaan HUT RI.

"Sampai dengan siang kemarin, sudah ada 87 kelompok yang mendaftarkan diri. Mereka terdiri dari sekolah, instansi dan sejumlah organisasi kemasyarakatan," kata dia.

Menurutnya, pawai karnaval akan dilepas dari Lapangan Asri dengan finis di Lapangan Muncang Jatisawit. Bupati Brebes Idza Priyanti dijadwalkan membuka sekaligus menyaksikan gelaran yang menjadi wadah kreativitas seni dan budaya warga Brebes selatan itu.

"Atas nama panitia kami meminta maaf jika aktivitas terganggu," kata Iwan.


(Teguh Inpras Tribowo/CN39/SM Network)