• KANAL BERITA

DPRD Demak Diminta Teladani Kepemimpinan Rasulullah

Silaturahmi Kebangsaan Semua Tokoh

MAULID NABI: Silaturahmi kebangsaan yang digelar DPRD Demak menghadirkan Habib Umar Muthihar dan Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf diisi dengan pembacaan maulid nabi bersama grup hadrah Az-Zahir. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)
MAULID NABI: Silaturahmi kebangsaan yang digelar DPRD Demak menghadirkan Habib Umar Muthihar dan Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf diisi dengan pembacaan maulid nabi bersama grup hadrah Az-Zahir. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Minggu pertama usai pelantikan, DPRD Kabupaten Demak menggelar silaturahmi kebangsaan yang menghadirkan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pejabat, Rabu (21/8) malam. Tampak Hadir Bupati Demak Muhammad Natsir, Ketua Sementara DPRD Fahrudin Bisri Slamet, pimpinan Forkopimda, Ketua MUI, FKUB, para anggota legislatif, kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ribuan warga Demak.

Kegiatan yang berlangsung di halaman gedung DPRD diisi dengan pembacaan maulid Simtuddurar yang dibawakan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf diiringi hadrah Az-Zahir Pekalongan dan Habib Umar Muthohar dari Semarang. Ribuan pengunjung antusias mengikuti pembacaan maulid, kasidah dan lantunan lagu kebangsaan yang dipimpinan Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf.

Ketua Sementara DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet menyampaikan acara silaturahmi kebangsaan dimaksudkan untuk meneguhkan semangat kebangsaan warga Demak, terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat. Menurutnya peneguhan tersebut penting sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa dalam bingkai NKRI. "Silaturahmi seperti ini merupakan budaya luhur bangsa kita yang patut dilestarikan," katanya.

Slamet menuturkan, warga Demak yang mayoritas muslim harus bisa mengikuti jejak Nabi Muhammad yang kehadirannya menjadi rahmat untuk semua alam. Termasuk dalam sikap nabi terkait kebangsaan. "Agama mengajarkan kita untuk mencintai Tanah Air, negara dan bangsa. Untuk itu kita harus pegang semangat kebangsaan, NKRI harga mati," tuturnya.

Habib Umar Munthohar dalam tausiahnya mengapresiasi cara DPRD Demak mensyukuri amanat yang diemban dengan menggelar Demak Bershalawat. Dia berharap semua pimpinan di kabupaten yang dikenal sebagai Kota Wali dapat meneladani kepemimpinan rasulullah. "Sifat-sifat Nabi Muhammad, yakni sidik, amanah, tabligh dan fatanah harus jadi pegangan kita semua," ujarnya.

Kepercayaan rakyat terhadap para wakilnya merupakan amanat aspirasi yang mengharapkan agar dapat diperjuangkan kemakmuran dan kesejahteraan seluruh masyarakat Demak. Para anggota legislatif yang sudah terpilih diibaratkan sebagai imam dan masyarakat sebagai makmum. "Jadi masyarakat atau makmum harus mengikuti para imam, yaitu anggota dewan bersama bupati," terangnya.


(Hasan Hamid/CN26/SM Network)