• KANAL BERITA

Dikukuhkan, Semangat APPPI Jateng Tingkatkan Karir Guru

KUKUHKAN PENGURUS: Ketua Umum APPPI, Iskandar memberikan surat keputusan saat pengukuhan pengurus APPPI Jateng di aula kampus IV UPGRIS. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)
KUKUHKAN PENGURUS: Ketua Umum APPPI, Iskandar memberikan surat keputusan saat pengukuhan pengurus APPPI Jateng di aula kampus IV UPGRIS. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Peningkatan kualitas dan karir guru harus menjadi prioritas Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPPI) Jateng. Guru tidak boleh hanya melakukan pembelajaran, tapi harus bisa didorong meningkatkan kualitas mengajarnya.

Hal tersebut penting supaya mereka bisa mendidik muridnya jadi lebih kreatif.  Pernyataan itu diungkapkan Ketua Umum APPPI Dr Iskandar usai melantik 27 pengurus APPPI Jateng di aula kampus IV Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Rabu (21/8).

"Guru biasanya mengeluhkan karirnya macet di golongan 4A dan 4B, maka APPPI harus bisa memfasilitasi mereka supaya bisa menulis jurnal publikasi atau mengikuti seminar. Di Nusa Tenggara Timur, dinas pendidikan setempat bahkan mengalokasikan gaji guru sebesar lima persen untuk dibuat peningkatan kualitas guru," kata Iskandar di sela-sela pelantikan APPPI Jateng.

Asosiasi ini terlahir menindaklanjuti ketentuan perundang-undangan, bahwa peningkatan kualitas guru bukan hanya oleh pemerintah saja. Menurut dia, mutu pendidikan di Indonesia belum memadai, sehingga pembentukan APPPI sangat relevan dengan program presiden meningkatkan kualitas SDM.

Usai pengukuhan, ada workshop peningkatan pendidikan. Ketua Pusat Pendidikan dan Humaniora, Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Dr Iin Purnamasari MPd terpilih jadi ketua APPPI Jateng. Iin mengatakan, pembentukan organisasi ini untuk mewadahi pendidik dan pengembang pendidikan menjawab tantangan lewat inovasi sesuai perkembangan zaman.

Pengurus APPPI Jateng terdiri 27 orang, mereka terdiri atas guru SD, SMP, SMK, pengawas sekolah, maupun dosen di perguruan tinggi swasta. "Melalui kegiatan asosiasi, hasil yang diharapkan tercipta produk pembelajaran berbasis riset. Selain itu juga karya ilmiah pendidik dalam berbagai bentuk seperti artikel maupun buku ajar yang dipublikasikan," ungkapnya.

Rektor UPGRIS Dr Muhdi MHum selaku Dewan Pembina APPPI Jateng berharap, asosiasi dapat mengolaborasikan seluruh kepentingan para guru terkait kependidikan. Workshop supaya bisa diikuti dengan baik, supaya ada peningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru.


(Royce Wijaya/CN26/SM Network)