• KANAL BERITA

Produk Legislasi Lemah, Tantangan DPRD Baru

GELADI BERSIH : Para caleg terpilih mengikuti geladi bersih pelantikan anggota DPRD Kudus periode 2019-2024 di aula DPRD Kudus, Selasa (20/8). (suaramerdeka.com / Saiful Annas)
GELADI BERSIH : Para caleg terpilih mengikuti geladi bersih pelantikan anggota DPRD Kudus periode 2019-2024 di aula DPRD Kudus, Selasa (20/8). (suaramerdeka.com / Saiful Annas)

KUDUS, suaramerdeka.com -  Setelah pelantikan 45 anggota DPRD Kudus periode 2019-2024, Rabu (21/8), para wakil rakyat Kudus itu segera menghadapi banyak tantangan. Salah satunya,  produk legislasi DPRD periode 2014-2019, dua tahun terakhir sangat lemah.

Dari 34 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang masuk dalam program legislasi daerah, baru 14 raperda dibahas. Bahkan, 2018 lebih parah lagi. Dari usulan 33 ranperda, hanya tiga rampung dibahas. Tiga ranperda itu pun merupakan ranperda wajib terkait APBD.

Ketua DPRD Kudus Achmad Yusuf Roni mengakui pembahasan ranperda belum optimal, namun kondisi itu tidak semata karena kinerja DPRD yang buruk. ‘’Salah satu faktor mengapa pembahasan ranperda lambat, karena draf tidak segera dikirim oleh eksekutif ke legislatif,’’ katanya, Selasa (20/8).

Yusuf mengatakan, legislatif melalui rapat-rapat resmi di DPRD Kudus sudah sering mengingatkan ekesekutif untuk segera mengirim draf ranperda agar bisa segera dibahas. Sementara dari 34 ranperda yang diusulkan tahun ini, lima di antaranya merupakan inisiatif DPRD Kudus. Namun empat di antaranya ‘’warisan’’ tahun 2018.

Keempat Ranperda itu yakni Raperda tentang Pemberian ASI ekslusif, Pedoman Penyusunan Produk Hukum Daerah, Perlindungan Ekosistem Sungai, dan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular. Ranperda inisiatif baru yang diusulkan tahun ini tentang Disabilitas.

‘’Untuk ranperda inisiatif, naskah akademisnya belum jadi. Kami berharap penyusunan naskah akademis oleh perguruan tinggi yang ditunjuk benar-benar matang, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kudus,’’ katanya.


(Saiful Annas/CN26/SM Network)