• KANAL BERITA

Optimalkan PAD, 20 Petugas Pengawas Disiapkan

Foto Istimewa
Foto Istimewa

UNGARAN, suaramerdeksa.com - Sebanyak 20 orang tenaga pengawas pajak hendak disiapkan khusus oleh Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Tenaga yang dimaksud, nantinya berstatus sebagai pegawai kontrak non-PNS.

“Kita berencana merekrut 20 orang tenaga pengawas pajak. Perekrutannya dilakukan akhir 2019, dengan demikian awal Januari 2020 besok diharapkan mereka sudah aktif bekerja,” kata Kepala BKUD Kabupaten Semarang, Abdullah Maskur, Senin (19/8) pagi.

Beberapa tugas yang wajib dilakukan, di antaranya melakukan pengawasan di lapangan kemudian melaporkan hasilnya ke BKUD. Artinya, mereka bakal mengawasi semua obyek pajak daerah seperti pajak hiburan, hotel, restoran, serta pajak parkir, kecuali pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Khusus PBB kami punya camat dan kades/lurah yang bisa membantu melakukan intensifikasi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, BKUD Kabupaten Semarang saat ini sudah menggunakan aplikasi khusus dalam pengelolaan pajak daerah. Salah satunya dengan memasang tapping box di hotel dan restoran.

Ketika ditanya apa syarat untuk menjadi pengawas, Maskur memaparkan, wajib berpendidikan D3 Pajak, akuntasi, atau keuangan. Sebagai antisipasi adanya kemungkinan tenaga pengawas yang bermain dengan wajib pajak, hal itu menurutnya hendak diantisipasi dengan melakukan pengawasan dan pengendalian internal.

“Walaupun sudah ada aplikasi, tetap dibutuhkan tenaga pengawas untuk melihat kondisi di lapangan,” tandasnya.


(Ranin Agung/CN19/SM Network)