• KANAL BERITA

Bayi yang Dibuang Neneknya di Pati Temui Kejelasan Status

DIRAWAT : Bayi yang dibuang orang tuanya mendapatkan perawatan di RSUD Soewondo. (suaramerdeka.com / Beni Dewa)
DIRAWAT : Bayi yang dibuang orang tuanya mendapatkan perawatan di RSUD Soewondo. (suaramerdeka.com / Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Setelah lelaki yang menghamili AZR ditemukan, kedua orang tua bayi itu menyatakan sanggup merawat orok bayi yang dibuang neneknya di semak-semak, beberapa waktu lalu. Lelaki asal Pati dan ibu dari bayi yang disebut masih di bawah umur itu siap merawat anaknya setelah lelaki yang menghamili gadis belia itu bersedia menikahi AZR.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Subawi melalui Pekerja Sosial Perlindungan Anak Kemensos Ferdi mengatakan bayi yang dibuang di pinggir sungai Dukuh Sering itu akhirnya mendapat kejelasan status. Permasalah kasus itu mulai menemukan titik terang setelah ayah bayi berhasil diketemukan. Bahkan ayah dari bayi tersebut datang langsung ke Pati bersedia bertanggung jawab. Bapak bayi juga bersedia menikahi AZR dan merawat bayi berjenis kelamin lelaki tersebut.

‘’Tidak ada proses adopsi karena akan diasuh orang tua. Hanya saja saat ini bayi tersebut masih dirawat di RSUD Soewondo. Sementara ibu bayi juga masih dirawat karena kondisi setelah melahirkan tanpa bantuan medis,’’ ujarnya.

Diakuinya setelah penemuan bayi tersebut pihaknya belum berani mengumumkan proses adopsi. Terlebih tak lama setelah ditemukan, polisi berhasil mengungkap pelaku pembuangan dan orang tua bayi tersebut. ‘’Tapi sejak berita penemuan bayi banyak warga yang menyebutkan ingin mengadopsinya. Kami sudah mendapat laporan warga yang berkeinginan untuk mengadopsi ada lebih dari 10 orang,’’ ujarnya.

Sementara itu, meskipun orang tua bayi bersedia merawat anaknya, namun EL, nenek dari bayi tersebut tetap terancam Pasal 305 KUHP dan UU No 35/2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

EL mengaku nekat membuang bayi lantaran panik dan malu lantaran putrinya yang masih di bawah umur hamil dan waktu itu belum diketahui siapa laki-laki yang menanam benih di rahim putri sulungnya itu.


(Beni Dewa/CN26/SM Network)