• KANAL BERITA

Pemodal Australia dan Swedia Tawarkan Investasi Wisata di Kebumen

SAMPAIKAN PAPARAN: Rombongan calon investor dari Australia dan Swedia  menyampaikan paparan di Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa (13/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
SAMPAIKAN PAPARAN: Rombongan calon investor dari Australia dan Swedia menyampaikan paparan di Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa (13/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Banyaknya potensi wisata  di Kebumen menarik perhatian para calon investor dari luar negeri. Mereka telah mengamati potensi Kebumen melalui satelit. Bahkan, calon investor dari Australia dan Swedia sampai berkunjung ke Kebumen untuk menawarkan investasi di Kebumen, Selasa (13/8).

Rombongan calon investor yang datang ke Kebumen antara lain  CEO SDCP Holdings Pty Ltd, Australia, Harry G Oesep, Managing Partner SDCP Holdings Pty Ltd Robby Susatyo. Kemudian CEO Foresster Cohen International Group Limited, Australia John Moore dan Co-Chairman Nowait Group Gert Andersson serta CEO Nowaittransit AB, Swedia.

Didampingi Senior Advisor BUMN Dany Amrul Ichdan, mereka bertemu langsung Bupati Kebumen Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati Arif Sugiyanto di rumah dinas bupati. Hadir para Asisten Sekda Nugroho Tri Waluyo, Kepala Dispora Wisata, Azam Fatomi Kepala Bap3da Puji Rahaju, Kepala DPMPTSP Slamet Mustolkhah, dan Kepala Disperindag Widiatmoko.

Dany Amrul Achdan mengungkapkan pengembangan wisata Kebumen perlu diupayakan dari segala sisi seperti tranportasi, resort, perhotelan, maupun objek wisata itu sendiri. Dalam investasi ini, Pemkab bukan menyediakan finansial namun menyiapkan lahan dan mempermudah perizinan. 

"Ketika terjadi kesepakatan maka aspek hukum akan ditindaklanjuti. Targetnya nanti Desember master plan telah terbentuk," imbuhnya.

Optimalkan Potensi

Menurut Dany, Kebumen perlu mengoptimalkan potensi yang dimiliki dengan baik. Sehingga akan menjadi multifier benefit bagi Pemkab dan masyarakat. Kendati demikian, diperlukan master plan secara komprehensif dan bervisi ke depan agar pengembangan dapat berkelanjutan. 

"Segala potensi harus terinventarisir baik agrobisnis, agrowisata, dan kandungan lokal. Presiden telah membuka kran investasi dari luar negeri untuk dapat masuk di provinsi dan kabupaten. Peluang ini perlu ditangkap dan dimanfaatkan dengan baik," katanya seraya menyebutkan kemajuan pariwisata dapat menyerap pelaku UMKM di Kebumen.

Bupati Kebumen  KH Yazid Mahfudz mengatakan, investasi tersebut cukup baik untuk menumbuhkan perekonomian Kebumen. Beberapa lokasi yang menarik perhatian investor yaitu Pantai Menganti, Goa Jatijajar, Goa Barat  dan objek wisata di pantai selatan Kebumen.

Bagi Yazid, kawasan Geopark  perlu dikembangkan agar memberi efek perekonomian Kebumen. "Geopark ini banyak potensinya  seperti pertanian, pariwisata dan budaya. Jangan sampai pembangunan wisata meninggalkan budaya," tegasnya.


(Supriyanto/CN39/SM Network)