• KANAL BERITA

MUI Akan Bangun Rumah Mualaf

MEMBAHAS RUMAH MUALAF: Komisi Fatwa MUI menggelar rapat membahas rumah mualaf di kediaman Ketua MUI Syaifullah Ahmad. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
MEMBAHAS RUMAH MUALAF: Komisi Fatwa MUI menggelar rapat membahas rumah mualaf di kediaman Ketua MUI Syaifullah Ahmad. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG,suaramerdeka.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pemalang akan membangun rumah mualaf. Ketua MUI Syaifullah Ahmad melalui anggota Komisi Fatwa, Manaf Achmad mengatakan rencana membangun rumah mualaf mencuat saat acara hahal bihalal dan rapat pleno MUI beberapa waktu yang lalu.

"Komisi Fatwa mendukung rencana pembangunan rumah mualaf meskipun program ini tidak masuk dalam agenda MUI 2019-2023,"kata Manaf.

Menurut dia banyak pertimbangan dan pendapat mengenai pembangunan rumah mualaf ini. Karena itu dilakukan kembali rapat yang khusus membahas pendirian rumah mualaf.

Rapat digelar di kediaman Ketua MUI di Bantarbolang. Sama halnya ketika rapat pleno, rapat di Bantarbolang pun kembali memunculkan beberapa pendapat.

Intinya untuk mendirikan rumah mualaf MUI perlu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Sebab pendirian rumah mualaf membutuhkan regulasi dan juga biaya.

Rumah mualaf ini adalah tempat untuk melakukan pmbinaan bagi orang yang baru masuk Islam agar dapat mejalankan keislamannya dengan baik.

Sementara itu komisi fatwa MUI dalam agenda kegiatan 2019-2023 yang dimunculkan dalam rapat pleno di hotel Grand Royal Jl Sudirman Taman, antara lain menyikapi permohonan masyarakat dalam hal fikih, sosialisasi fatwa MUI dan pelatihan pemotongan hewan secara syar'i.

Sementara komisi lainnya, komisi ukhuwah islamiyah dakwah dan humas mengusulkan pendampingan beasiswa anak dhuafa, penanggulangan faham sesat, intensifikasi gema masjid dan alquran kemudian pengembangan dakwah milenial, silaturahmi, pembangunan ukhuwah produktif dan penanggulangan penyakit masyatakat.

Bidang pendidikan dan kaderisasi ulama mengajukan program beasiswa mahasiswa, pelatihan kader ulama dan pembinaan remaja. Lalu komisi pemberdayaan ekonomi memiliki program pelatihan kewirausahaan, bisnis online, membangun jaringan kemitraan usaha dan gerakan belanja ke sesama umat.

Sedangkan komisi perempuan remaja dan keluarga memprogramkan pengembangan dakwah milenial berbasis keluarga, pelayanan klinik keluarga sakinah mawadah rahmah (samara) dan pendampingan kaum remaja. Pendampingan kaum remaja terdiri atas penanganan kasus hamil di luar nikah, kajian reproduksi remaja, dialog dan sosilisasi bahaya narkoba serta program anti pornografi.


(Ali Basarah/CN39/SM Network)