• KANAL BERITA

Ingin Pejabat Lebih Kenal Masyarakat, Pelantikan di Desa Terpencil

Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq, melakukan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Desa Sucen Kecamatan Gemawang, Selasa (13/8) siang. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq, melakukan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Desa Sucen Kecamatan Gemawang, Selasa (13/8) siang. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Tak ingin biasa-biasa saja, Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, melakukan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di sebuah desa terpencil di pinggiran Kecamatan Gemawang. Pemerintah Kabupaten Temanggung di bawah kepemimpinannya memang ingin terus melakukan terobosan baru, salah satunya dalam hal pelantikan para pejabat.

Bupati Al Khadziq menilai, jika biasanya Pemkab melaksanakan pelantikan pejabat di Graha Bhumi Phala atau di Pendapa Pengayoman atau di Pendapa Jenar Kantor Bupati, kali ini pihaknya ingin mencoba suasana baru, agar pejabat baru bisa menikmati udara alam perdesaan yang sejuk, hijau, serta pemandangannya luas. "Tentu yang jadi penegasan, ini dilakukan agar lebih mendekatkan diri dengan masyarakat desa," ujarnya.

Pihaknya ingin ke depan antara pemerintah dengan masyarakat dapat lebih dekat. Karena sesungguhnya pemerintah dan masyarakat itu satu dan tidak ada jarak.

"Kami berharap dengan cara seperti ini nanti semua program, semua perencanaan yang dilakukan pemerintah betul-betul nyambung dengan hati nurani masyarakat, betul-betul nyambung dengan kepentingan dan perasaan masyarakat pada umumnya," harapnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Temanggung itu menyebutkan, pelantikan pejabat di tengah-tengah pedesaaan, tepatnya di Desa Sucen Kecamatan Gemawang, yang terletak di halaman SDN Sucen, hal ini untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa Pemkab Temanggung di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Al Khadziq dan Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo, memang berorientasi pada desa.

"Mengapa pelantikan harus dilakukan di tempat yang jauh di pedesaan, tujuan salah satunya adalah untuk menegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa Pemkab Temanggung berorientasi pada desa, berorientasi pada klien yaitu masyarakat yang kebanyakan tinggal di desa. Oleh karena itu saya mengajak para pejabat untuk turun ke desa untuk melihat realitas kehidupan masyarakat di desa," beber dia.

Sebetulnya, momentum pelantikan para pejabat dilakukan di desa pihaknya tidak banyak melakukan sesuatu di desa tersebut, namun justru lebih banyak merepotkan. "Ya sebetulnya kegiatan pejabat dilakukan di desa banyak ngrepotinnya, karena pemerintah desa dan masyarakat harus mempersiapkan banyak hal, sekolah libur, kepala desa juga tidak beraktivitas apa-apa, karena dua-tiga hari ini nglembur melakukan persiapan," tutur dia.

Namun, lebih dari itu pihaknya ingin para pejabat baru bisa mengetahui kondisi di desa. Jika masih banyak yang kurang, maka mari segera menyusun program dalam perencanaan dan program-program pemerintah lainnya. "Kalau masyarakat desa senang maka Pemkab Temanggung dan para pejabatnya juga senang, kalau masyarakat desa susah maka pemkab dan para pejabat juga semestinya merasakan susahnya," katanya.

Dalam kesempatan pelantikan tersebut sebanyak 19 pejabat pimpinan tinggi pratama dikukuhkan. Ke 19 pejabat baru tersebut, antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Endra Basuki, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Suyono,
Kepala Komunikasi dan Informatika Sadwoko Heri Susatyo, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Suminar Budi Setiawan.

Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Teguh Suryanto, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Djafar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Agus Sarwono, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Woro Andjani, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Agus Munadi.

Kemudian, Sekretaris Dewan Bagus Pinuntun, Kepala Dinas Perhubungan, Supardiyono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agung Prabowo, Kepala Dinas Perindutrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Rony Nurhastuti, Dinas Perikanan dan Perternakan, Slamet Saryono, Dinas Kesehatan, Supardjo, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Masrik Amin Zuhdi, Kepala Insperktorat, Cuk Sugiyarso, Dinas Lingkuangan Hidup, Agus Prasojo, dan Darmadi, Guru Madya SMP N 1 Temanggung.


(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)