• KANAL BERITA

Patriotisme dan Nasionalisme Sangat Rentan di Era Milenial

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Dr Bambang Joyo Supeno SH MHum (no 2 dari kanan, memegang mike) sebagai pembicara di Diskusi Prime Topic di Hotel Noormans Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Anggota Komisi A DPRD Jateng, Dr Bambang Joyo Supeno SH MHum (no 2 dari kanan, memegang mike) sebagai pembicara di Diskusi Prime Topic di Hotel Noormans Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menyikapi nasionalisme dan patriotisme di era milenial, Anggota Komisi A DPRD Jateng, Dr Bambang Joyo Supeno SH MHum mengatakan, bahwa perlu dibedakan pengertian di antara keduanya. Menurutnya, patriotisme berbeda dengan nasionalisme. "Patriotisme itu semangat juang dalam menjalankan nilai-nilai nasionalisme. Sedangkan nasionalisme itu ajaran dari nilai-nilai kebangsaan," kata Bambang, dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: Nasionalisme-Patriotisme Era Milenial, di Bahana Room, Hotel Noormans Semarang, Rabu (14/8).

Akan tetapi, lanjutnya, era milenial yang dikenal sebagai era teknologi dan kebebasan berekspresi justru menjadikan nasionalisme dan patriotisme ini semakin rentan. "Sebagai contoh, di media sosial bisa terjadi saling serang. Ini menjadi fenomena yang kemudian perlu menempatkan generasi milenial pada posisi yang tepat, agar dapat melaksanakan nasionalisme dan patriotisme tadi," pungkasnya.

 


(Nugroho Wahyu Utomo/CN40/SM Network)