• KANAL BERITA

Mahasiswa Bidikmisi Unnes Dilatih Kepemimpinan dan Strategi Belajar

Jalin Kerja Sama dengan USAID

KERJA SAMA: Mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi saat menjalani sesi pelatihan kerja sama di kampus Unnes. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)
KERJA SAMA: Mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi saat menjalani sesi pelatihan kerja sama di kampus Unnes. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 70 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi pada Universitas Negeri Semarang (Unnes) dibekali pelatihan kepemimpinan, strategi belajar, dan komunikasi interpersonal di kampusnya, Selasa (13/8). Selain peningkatan kapasitas, pelatihan yang digelar Pusat Bagian Pengembangan Karir, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Unnes ini bertujuan menyiapkan mental serta kemampuan mereka, sebelum memasuki dunia kerja.

LP3 Unnes bersama Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) mengadakan kegiatan itu sejak Selasa (13/8) hingga November mendatang. "Kami membuka dua kelas yang diisi 70 mahasiswa penerima Bidikmisi, pelatihan ini memberi kesempatan buat mereka yang ingin menambah pengetahuan soft skill atau esensial. Kelak, saat lulus kuliah, mereka bisa mendapatkan bekal untuk bersaing pada dunia kerja," kata Kepala Pusat Bagian Pengembangan Karir, LP3 Unnes Dr Eko Supraptono MPd di kantornya.

Menurut dia, upaya peningkatan kapasistas mahasiswa menjadi tuntutan dalam menghadapi persaingan global. Karenanya, Unnes terus memacu diri menyelenggarakan program-program yang relevan dan bermanfaat untuk mencapai tujuan hasil pembelajaran. Lulusan Unnes diharapkan tak hanya unggul dalam pengetahuan, tapi juga keterampilan esensia.

Peserta pelatihan juga akan mempelajari kerja sama tim, pembuatan daftar riwayat hidup, teknik wawancara, hingga materi keuangan yang sehat. Materi disampaikan fasilitator USAID. Di sisi lain, mahasiswa Bidikmisi, Indah Zumalat mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

Pelatihan ini memberikan tambahan pengetahuan, terlebih lagi materi tentunya tidak diajarkan dalam perkuliahan. "Sangat menyenangkan, pelatihan ini memberikan gambaran tentang bagaimana menjadi pribadi asyik namun tetap karismatik," ungkapnya.


(Royce Wijaya/CN26/SM Network)