• KANAL BERITA

Koridor Jenderal Sudirman Dibuka Saat Karnaval

Pekerja melintas di bagian tengah Koridor Jenderal Sudirman, Selasa (13/8). (suaramerdeka.com/Yoma Times Suryadi)
Pekerja melintas di bagian tengah Koridor Jenderal Sudirman, Selasa (13/8). (suaramerdeka.com/Yoma Times Suryadi)

SOLO, suaramerdeka.com - Meski pun penataan koridor Jenderal Sudirman belum sepenuhnya rampung, namun untuk keperluan karnaval pada Minggu (18/8), jalur tersebut bakal dibuka Pemkot Surakarta guna penyelenggaraan Pawai Pembangunan 2019.

Para peserta pawai akan melewati koridor tersebut, sebelum menuju titik finish di kompleks Balai Kota. "Pada 18 Agustus Koridor Jenderal Sudirman akan digunakan sebagai rute karnaval," kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Arif Nurhadi.

Bagian tengah koridor relatif siap mengakomodasi arak-arakan peserta pawai lantaran sudah selesai dikerjakan. "Kalau di bagian samping kanan-kiri atau barat dan timur memang belum selesai. Baru di tengah saja yang rampung," jelasnya.

Penataan Koridor Jenderal Sudirman merupakan kelanjutan dari proyek serupa tahun lalu. Kontraktor pelaksana sudah memulai pemasangan batu andesit, salah satu pekerjaan utama penataan sejak awal Juli. Ada pun lokasi penataan adalah kawasan Gladag hingga sisi utara persimpangan Jalan Jenderal Sudirman.

Sementara itu Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Nunuk Mari Hastuti menyampaikan, Pawai Pembangunan 2019 akan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam rangkaian HUT Ke-74 RI. Selain itu ada Opera Adeging Nagari Republik Indonesia dan Solo Gamelan Festival.

Rute karnaval dimulai dari Jalan Bhayangkara hingga Balai Kota, menyusuri Jalan Slamet Riyadi dan Koridor Jenderal Sudirman. "Pawai dijadwalkan dimulai pukul 14.00 dan akan disertai penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar rute," kata dia.

Adapun Opera Adeging Nagari Republik Indonesia digelar Minggu (18/8) malam di Balai Kota. "Pementasan ini melibatkan lebih dari 100 seniman," kata Kabid Kesenian Sejarah dan Sastra Dinas Kebudayaan, Mareta Dinar.


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)