• KANAL BERITA

Tim Disperkim Gelar Penilaian Lomba Penjor Tingkat Kecamatan

Foto: suasana penilaian dari Disperkim Kota Semarang di wilayah RW 09 Ngesrep Barat, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Foto: suasana penilaian dari Disperkim Kota Semarang di wilayah RW 09 Ngesrep Barat, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang telah mengirimkan tim untuk melakukan penilaian di tiap RW yaitu Lomba Lampu Hias (Penjor) tingkat Kecamatan, Selasa malam (13/8). Lomba Lampu Hias ini digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Sementara di wilayah RW 09, Ngesrep Barat, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Semarang, tim Disperkim diwakili Purnomo dan Moniq.

Mau 17-an di kampung, jangan lupa beli lampu hias buat menyemarakkan HUT ke-74 RI

Keduanya, diterima Kepala Kelurahan Srondol Kulon, Sri Rahayuningsih, dan Ketua RW 09, Sri Mulyani, serta warga RW setempat. Mereka lalu melakukan penilaian dengan berjalan kaki dari wilayah RT 01 hingga RT 09. Selama dalam perjalanan dan penilaian, Kepala Kelurahan Srondol Kulon, Sri Rahayuningsih, memberikan penjelasan tentang ornamen hias yang ada di wilayah RW 09. Termasuk penjelasan tentang Bank Sampah yang mendukung program dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, tentang ecobricks, sampai Toga (Tanaman Obat-obatan Warga) Mesem (Masyarakat RW Sembilan).

Menurut Moniq dan Purnomo dari Disperkim, kriteria penilaian yang dilakukan adalah desain, kreativitas, dan konsepnya. "Kami juga melakukan survey dan penilaian ke dua lokasi lainnya," kata Purnomo.

Sementara Kepala Kelurahan Srondol Kulon, Sri Rahayuningsih mengatakan, dengan adanya lomba penjor ini justru memacu mereka untuk berkreatifitas sesuai dengan tema yang telah ditampilkan dalam juknis. "Sehingga nantinya masyarakat bisa ramai-ramai menciptakan gregetnya agar kota Semarang dalam merayakan kemerdekaan dapat lebih semarak lagi," kata Sri Rahayuningsih.

Sedangkan Ketua RW 09, Sri Mulyani mengatakan, ihwal RT 09 mengikuti Lomba Penjor berawal dari imbauan kepala kelurahan agar RW 09 bisa mengikuti lomba penjor tingkat kecamatan. "Untuk itu para RT diimbau membuat lampu penjor yang akan diikutkan lomba. Anggarannya dari masing-masing RT secara swadaya dan dari RW juga memberikan sumbangan," pungkasnya.

 


(Nugroho Wahyu Utomo/CN40/SM Network)