• KANAL BERITA

Kolaborasi Kunci Tangkap Potensi Bandara Wirasaba-YIA Kulonprogo

Kepala Daerah Siap Kerja Sama

TEMU KEPALA DAERAH: Pimred Suara Merdeka, Gunawan Permadi (kiri) memoderatori FGD Temu Kepala Daerah se-Kedu dan DIY dengan narasumber para kepala daerah atau yang mewakili. (suaramerdeka.com / Asef Amani)
TEMU KEPALA DAERAH: Pimred Suara Merdeka, Gunawan Permadi (kiri) memoderatori FGD Temu Kepala Daerah se-Kedu dan DIY dengan narasumber para kepala daerah atau yang mewakili. (suaramerdeka.com / Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Kerja sama dan kolaborasi menjadi kunci berkembang dan majunya wilayah Kedu dalam menangkap potensi adanya Bandara Wirasaba Purbalingga dan Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo. Terlebih, muaranya pada kesejahteraan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam focus grup discussion (FGD) bertajuk Temu Kepala Daerah se-Kedu dan DI Yogyakarta yang diadakan Suara Merdeka di Hotel Atria Magelang, Kamis (8/8). FGD bertema Menyatakan Kembali Gairah Ekonomi Kedu-DIY ini dipandu Pimpinan Redaksi Suara Merdeka, Gunawan Permadi.

Hadir dalam FGD, kepala daerah dari Wonosobo, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang yang diwakili oleh sejumlah pejabat, seperti Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Diskominfo, Humas, dan lainnya.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito yang diwakili Sekda, Joko Budiyono mengatakan, beroperasinya dua bandara itu menjadi peluang untuk tingkatkan promosi dan penjualan produk. Khususnya di daerah Kedu, termasuk Sleman yang menjadi tetangga terdekat. “Untuk dapat memaksimalkan peluang itu, saya mengajak semua kepala daerah di Kedu, Sleman, dan Kulonprogo yang hadir di forum ini untuk bekerja sama dan kolaborasi. Kita bisa sinergi dalam kembangkan potensi yang kita miliki,” ujarnya.

Dia menuturkan, pemerintah pusat menempatkan infrastruktur harus selaras dengan pembangunan daerah. Hal ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas daerah, sehingga lebih berdaya saing. “Bandara ini salah satu infrastruktur, maka peluang itu terbuka. Akses yang mudah ini memberi manfaatk ke banyak sektor, seperti pariwisata salah satunya. Maka, kita perlu terus mengembangkan destinasi wisata unggulan,” katanya.

Senada disampaikan Bupati Wonosobo, Eko Purnomo bahwa, adanya dua bandara baru itu memberi peluang yang besar untuk kemajuan sektor-sektor penting, seperti pariwisata, termasuk pertanian. Bahkan, ia ingin ada reaktivasi jalur kereta api juga di Wonosobo menuju Purbalingga.

“Di jaman Belanda, Wonosobo ada transportasi kereta api. Saya kira kalau ini diaktifkan lagi, seperti wacana reaktivasi kereta api Ambarawa-Jogja, maka akan sangat mendukung aksesibilitas dari bandara Wirasaba ke Wonosobo,” paparnya.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)