• KANAL BERITA

Dilanda Kekeringan, Petani Jagung Jatimulya Tegal Berharap Bantuan Pengairan

Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

TEGAL, suaramerdeka.com – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membawa harapan baru bagi warga Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jateng, untuk mengatasi krisis air bersih rumah tangga serta bagi lahan pertanian.

Suja (35) warga RT/RW. 01 Dusun Sigerung, petani jagung merupakan salah satu warga yang berharap bantuan air dan pengairan agar tidak mengalami kerugian saat panen.

Kepada Serma Aan Setyawan, anggota jurnalistik TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal, dirinya berharap aspirasi masyarakat tersampaikan kepada pihak terkait, mumpung ada TMMD yang diharapkannya juga dapat memberikan solusi bagi persoalan yang sedang dihadapi masyarakat saat ini, Jumat (12/7).

Menurut Suja, yang juga merupakan penjaga sekolah SDN 03 Jatimulya ini, kekeringan saat ini menurunkan produktivitas tanaman sehingga hasil panennya merosot tajam.

“Di desa kami banjir dari luapan Kali Cenang saat musim penghujan, namun kekeringan saat kemarau. Warga sering berselisih paham terkait rebutan air pertanian, saudara kadang tidak mengenal saudara jika masalah air sawah,” ungkapnya.

Dijelaskannya juga, saat musim penghujan hasil panen bisa mencapai 5 ton/hektar, sedangkan saat kekeringan hanya mendapatkan 3-4 ton dengan kualitas jagung yang kecil dan kurang bagus. Tentu bisa dikalkulasi kerugian para petani yang dijual kepada tengkulak dengan harga 3.700 rupiah/kilonya.

“Kami sangat berharap, nantinya akan ada solusi pemerintah maupun TNI, karena air bersih merupakan kebutuhan pokok warga disini. Bahkan untuk mandi kami harus rela mengambilnya ke sumber mata air yang ada di sawah di sebelah barat SDN 03 Jatimulya,” imbuhnya.


(Red/CN39/SM Network)