• KANAL BERITA

Balitbang Kota Magelang Buka Galeri Inovasi

Tempat Pembelajaran

GALERI INOVASI: Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti (kiri) menyerahkan hadiah kepada juara pertama lomba foto Kompetisi Roket Air (KRA) 2019, Jeffry Hanafiah didampingi Kasubid Pengembangan dan Penerapan Iptek, Yetty Setiyaningsih yang sekaligus pengenalan Galeri Inovasi. (Foto suaramerdeka.com/Asef Amani)
GALERI INOVASI: Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti (kiri) menyerahkan hadiah kepada juara pertama lomba foto Kompetisi Roket Air (KRA) 2019, Jeffry Hanafiah didampingi Kasubid Pengembangan dan Penerapan Iptek, Yetty Setiyaningsih yang sekaligus pengenalan Galeri Inovasi. (Foto suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Sukses memfasilitasi lahirnya beragam inovasi, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang membuka Galeri Inovasi di kompleks kantor setempat. Beragam inovasi ditampilkan di galeri yang berukuran cukup kecil tapi penuh kreasi seni itu.

Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti mengatakan, Galeri Inovasi yang belum lama dibuka ini memang dirasa masih sederhana. Beberapa karya kreasi dan inovasi (Krenova) dipajang sebagai bahan pembelajaran.

“Ukuran kecil, tapi terpenting di situ ada sarana edukasinya. Jika warga berkunjung, disediakan dua petugas duta inovasi untuk menjelaskan seputar hasil karya inovasi di Kota Magelang,” ujarnya saat acara penyerahan hadiah kepada pemenang lomba foto Kompetisi Roket Air 2019, Jumat (12/7).

Dia menuturkan, adanya display inovasi dan kreativitas ini juga menjadi strategi pemerintah untuk memacu masyarakat maupun komunitas serta dunia pendidikan/akademisi agar bisa menampilkan karya-karya terbaiknya.

Kabid Harmonisasi dan Inovasi Balitbang, Catur Adi Subagyo menambahkan, Galeri Inovasi dibuka sejak 27 Juni 2019 dan dibuka untuk publik. Galeri yang berada di satu kompleks gedung Balitbang itu terdiri dari beberapa ruangan.

“Setiap ruangan dipamerkan karya-karya krenova maupun konten kesenian. Sengaja kami taruh konten seni, seperti mural agar lebih menarik. Terutama kalangan pelajar, sehingga mereka punya keinginan menjadi inventor inovasi di Kota Magelang,” tuturnya.

Galeri ini, katanya, masih bersifat embrio. Tapi, diharapkan bisa mengenalkan secara dini ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Terlebih di Kota Magelang aplikasi Iptek seolah sudah seperti kebutuhan primer lantaran terbatasnya sumber daya alam (SDA) yang ada.

“Ini juga untuk mendukung Kota Magelang sebagai kota cerdas. Kota Magelang sangat serius terhadap karya inovasi, terbukti menjadi satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang mengangkat Badan Penelitian dan Pengembangan menjadi sebuah badan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, tidak hanya pameran karya inovasi saja yang tersedia di galeri. Pihaknya juga memajang kilas balik atau sejarah penelitian dan pengembangan di Kota Sejuta Bunga sejak tahun 2004 hingga saat ini.

“Bentuknya sebagian prototipe hasil karya dan inovasi sejak tahun 2004 sampai sekarang. Kami harap, adanya galeri ini bisa terus meningkatkan semangat warga, terutama anak-anak untuk menjadi inventor yang hebat,” paparnya didampingi Kasubid Pengembangan dan Penerapan Iptek, Yetty Setiyaningsih.

Jika berkunjung ke Galeri Inovasi, pengunjung akan langsung dihadapkan oleh dua petugas yang dinamai dengan duta inovasi. Pengunjung wajib mengisi buku tamu dan berhak mengajukan pertanyaan seputar karya kreasi dan inovasi di Kota Magelang.

“Penjelasan akan dipandu oleh Duta Inovasi, Putri Ika dan Bintoro. Kebetulan kemarin kita sudah mendapat kunjungan dari salah satu sekolah di Kabupaten Magelang. Harapan tentu, kunjungan akan semakin meningkat karena untuk masuk, pengunjung tidak dikenai biaya sepeserpun,” imbuhnya.


(Asef Amani/CN19/SM Network)