• KANAL BERITA

Bahaya Asap Rokok, Dinkes Jateng Sosialisasi Pergub KTR

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Peraturan gubernur (Pergub) tentang kawasan tanpa rokok (KTR), belum lama ini disosialisasikan Pemprov Jateng dan diberlakukan di lingkungan pemerintahan. Beberapa kabupaten/kota di Jateng bahkan sudah mewujudkannya dalam bentuk peraturan daerah (Perda), di antaranya Kabupaten Sragen dan Kota Pekalongan.

Perda tersebut juga memuat sanksi bagi para pegawai negeri sipil (PNS) yang melanggarnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Jateng Wahyu Setianingsih mengatakan, kehadiran pergub tentang KTR itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok.

Sebab asap rokok dan turunannya itu membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Terutama, memicu penyakit tidak menular. Salah satunya adalah kanker paru-paru.

“Kita tahu, penyakit-penyakit sekarang itu yang dominan bukan lagi penyakit menular tapi sudah beralih ke penyakit tidak menular. Dan sebagian besar tidak menular ini, disebabkan perilaku kita yang tidak sehat. Di antaranya yang terbesar adalah rokok. Jadi, penyakit akibat dampak dari asap rokok banyak. Baik perokok aktif maupun pasif, sama risikonya untuk terkena penyakit tidak menular ini,” kata Wahyu dilansir dari Radio Idola.

Dengan melindungi masyarakat dari paparan asap rokok itu diharapkan bisa mengurangi angka kesakitan dan menekan angka kematian. Terutama, yang diakibatkan karena asap rokok.

“Kawasan-kawasan yang dilarang adanya asap rokok atau aktivitas merokok, sudah diatur di dalam pergub. Di antaranya kantor pemerintahan, fasilitas pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, fasilitas angkutan umum dan areal bermain,” pungkasnya.


(Red/CN19/SM Network)