• KANAL BERITA

Koperasi Harus Jadi Tulang Punggung Perekonomian Bangsa

TEKEN MOU:  Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid menandatangani nota kesepahaman dengan 20 koperasi pada acara Seminar Nasional Reformasi Total Koperasi Indonesia di Era Industri 4.0 di Purwokerto. (suaramerdeka.com / Puji Purwanto)
TEKEN MOU: Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid menandatangani nota kesepahaman dengan 20 koperasi pada acara Seminar Nasional Reformasi Total Koperasi Indonesia di Era Industri 4.0 di Purwokerto. (suaramerdeka.com / Puji Purwanto)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Koperasi tidak boleh hanya menjadi sabuk pengaman sosial ekonomi bangsa, namun harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid saat memberikan sambutan pada Seminar Nasional dengan tema Reformasi Total Koperasi Indonesia di Era Industri 4.0 di Purwokerto, Kamis (11/7).

"Koperasi itu tidak kecil, bukan usaha pinggiran. Koperasi lahir dari rakyat yang terhimpit oleh dominasi sistem tunggal kapitalisme," katanya.

Ia menambahkan, koperasi simbol perjuangan rakyat melawan kedigdayaan kaum kapitalis yang hanya punya satu "kamus" yaitu untung. Kamus itu, tidak berlaku di koperasi, tapi koperasi untung dan anggota sejahtera, serta tetap melayani kepentingan anggota.

Lebih lanjut Nurdin mengemukakan, di tengah arus globalisasi pasar bebas yang digerakkan kapitalisme, koperasi terus bertumbuh dan berkembang. Saat ini tercatat 138 ribu badan usaha koperasi di Indonesia yang masih eksis di semua bidang usaha.

Terkait dengan era milenial, kini sudah banyak koperasi sudah berbegarak menerapkan sistem digital, baik pembukuan, transaksi, promosi produk, bahkan rapat anggota dilaksanakan secara <I>online<P>.

Dalam kesempatan itu, ia juga mencontohkan 20 koperasi yang menandatangani nota kesepahaman dengan Dekopin telah melakukan kegiatan usahanya, administrasinya dan anggotanya dengan sistem digitalisasi. "Ini langkah awal untuk semua gerakan koperasi yang jumlahnya 138 ribu koperasi, kita terapkan dengan digitalisasi dan Dekopin akan mendorongnya," katanya.


(Puji Purwanto/CN26/SM Network)