• KANAL BERITA

Izin Proyek Underpass Belum Keluar

Ekskavator memasukkan material pembongkaran bangunan warga ke dalam bak truk di Jalan Transito, Kamis (11/7). (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
Ekskavator memasukkan material pembongkaran bangunan warga ke dalam bak truk di Jalan Transito, Kamis (11/7). (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka.com - Kendati kawasan di sekitar lokasi proyek pembangunan underpass Jalan Transito hampir bersih dari bangunan liar, namun Pemkot Surakarta belum bisa memulai proyek tersebut dalam waktu dekat.

Pemkot masih harus menunggu terbitnya izin pelaksanaan proyek dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang hingga kini belum keluar. "Izin kementerian itu harus keluar dulu, baru bisa lelang pekerjaan," kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Nur Basuki, Kamis (11/7).

Dengan ini, proyek underpass molor dari target awal yakni Juni. "Syarat-syarat pengajuan izinnya sebenarnya sudah lengkap. Tinggal menunggu surat rekomendasi dari Kemenhub saja," terangnya.

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR, Joko Supriyanto menambahkan, pengurusan izin itu sudah dilakukan Pemkot sejak beberapa bulan terakhir. Kali terakhir, merevisi beberapa bagian dalam surat permohonan izin.

‘’Salah satunya menyangkut nama beberapa pejabat terkait yang sudah berganti. Saat ini kami tinggal menunggu izin pembangunan itu terbit, lalu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan lelang," terang dia.

Joko mengaku tidak bisa memprediksi, kapan izin keluar. "Yang jelas, lelang sudah siap digelar begitu izin itu keluar. Koordinasi dengan manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) soal desain underpass juga sudah kami lakukan," tegasnya.

Namun Joko optimistis, tahap pertama pembangunan underpass bisa selesai sesuai target pada akhir 2019. "Mungkin nantinya kontraktor bisa melakukan percepatan-percepatan di lapangan," kata dia.


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)