• KANAL BERITA

Perguruan Tinggi Dituntut Buka Jejaring Internasional

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (Stipram), Dr Suhendroyono, memimpin pelaksanaan wisuda 1.162 lulusan D3, S1 dan S2 di Auditorium kampus setempat, kawasan ringroad, Bantul, Kamis (11/7). (suaramerdeka.com/Gading Persada)
Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (Stipram), Dr Suhendroyono, memimpin pelaksanaan wisuda 1.162 lulusan D3, S1 dan S2 di Auditorium kampus setempat, kawasan ringroad, Bantul, Kamis (11/7). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

BANTUL, suaramerdeka.com - Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dituntut mampu membuka jejaring internasional seiring perkembangan cepat revolusi industri global saat ini. Demikian diutarakan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (Stipram), Dr Suhendroyono, saat mewisuda 1.162 lulusan D3, S1 dan S2 di Auditorium kampus setempat, kawasan ringroad, Bantul, Kamis (11/7).

"Bangsa Indonesia mempunyai potensi yang bagus menjalankan model 4.0. Terlebih bidang pariwisata, peningkatan kunjungan wisatawan, daya jual hotel dan restoran sangat mendukung terciptanya industri global itu. Untuk menciptakannya tidak bisa dilakukan tanpa menyentuh SDM, kesadaran masyarakat dan perhatian pemerintah," paparnya.

Suhendroyono mengatakan, peningkatan proses industri harus dilakukan secara efisien dan 'smooth'. Industri global 4.0 sangat bisa membantu mendorong model bisnis di Indonesia untuk berkembang. Menurutnya, sebagai penyedia SDM berkualitas, pengelola PT juga harus siap bersaing dengan PT-PT asing agar eksis dalam persaingan PT di Indonesia sehingga harus berani membuka jejaring internasional, sehingga bisa semakin maju dan berkembang.

"Pemerintah sudah menyiapkan route map industri global 4.0. Maka pengelola PT harus bisa mengimbanginya. Ada pun bentuknya bisa dilakukan dengan menyiapkan fasilitas pembelajaran yang similiar dengan kemajuan teknologi," kata dia.

Terpisah, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Wilayah V DIY, Dr Kasiyarno, berharap agar Stipram selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas lulusan.
"Selain itu juga terus berusaha mengembangkan diri menjadi PT yang mampu memenuhi kebutuhan SDM Kepariwisataan handal," pungkasnya.


(Gading Persada /CN40/SM Network)