• KANAL BERITA

Penguasaan Matematika dan IPA Jadi Salah Satu Modal Utama bagi Kemajuan Bangsa

Foto: shutterstock
Foto: shutterstock

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Penguasaan ilmu pengetahuan seperti Matematika dan IPA merupakan salah satu modal utama bagi kemajuan suatu bangsa, di mana tingkat penguasaannya menjadi salah satu indikator seberapa jauh suatu bangsa dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologinya.

Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar (Direktorat PSD), Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen), melakukan upaya peningkatan mutu pendidikan di bidang Matematika dan IPA, antara lain melalui penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional tingkat sekolah dasar (OSN SD).

"Dengan begitu, anak-anak kita setiap tahun melalui event nasional ini, mampu membentuk generasi yang kelak memiliki daya saing," ujar Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (Direktur PSD), Ditjen Dikdasmen, Kemdikbud, Khamim, Senin (8/7)

Khamim mengatakan bahwa tahun 2019 merupakan tahun strategis, mengingat tahun ini merupakan tahun terakhir dari pembabakan pembangunan pendidikan nasional. Tema yang diangkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang ketiga yaitu peningkatan daya saing regional.

"Artinya hasil kompetisi yang anak-anak ikuti nanti akan mampu menumbuhkan budaya semangat belajar. Selain itu, bagi bapak ibu guru juga akan tumbuh semangat bagaimana agar bisa menyajikan proses pembelajaran yang berkualitas di ruang kelasnya, berinovasi, menjawab tantangan-tantangan yang kemarin sudah dilalui oleh anak-anak kita," imbuhnya.

Tidak lupa, Khamim menitipkan pesan kepada para kepala daerah agar memaksimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi sektor pendidikan. "Kami berharap banyak kepada pemerintah daerah melalui bapak/ibu kepala dinas maupun pendamping yang hadir dalam kesempatan ini," pungkasnya.

Khamim juga meminta agar Bupati/Walikota agar memaksimalkan penggunaaan dana APBD sehingga nanti siapa yang cepat mengintervensi bisa kita lihat hasilnya melalui putra-putrinya dalam olimpiade berikutnya.  "Semoga ikhtiar kita bersama untuk menyiapkan generasi yang memiliki daya saing, kompetitif, berkarakter, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan, mudah-mudahan diberikan kemudahan," tutupnya.


(Prajtna Lydiasari/CN26/SM Network)