• KANAL BERITA

Bupati Temanggung Akan Geser Sejumlah Kepala Dinas

Pejabat Temanggung Tak Penuhi Syarat Daftar Sekda

BERI KETERANGAN : Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq memberikan keterangan kepada awak media di kantornya. (Foto suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
BERI KETERANGAN : Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq memberikan keterangan kepada awak media di kantornya. (Foto suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengaku akan menggeser sejumlah kepala dinas atau organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam waktu dekat. Pasalnya, untuk proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Temanggung, hingga saat ini belum ada pejabat struktural di Kabupaten Temanggung yang memenuhi syarat mendaftarkan diri.

Menurut Khadziq, agar pejabat struktural di Temanggung memenuhi syarat, beberapa kepala dinas di Kabupaten Temanggung memang harus digeser. Hal ini agar mereka minimal dua kali menjabat kepala dinas.  "Guna mengisi jabatan Sekda, saat ini tidak ada satu pun pejabat struktural di Kabupaten Temanggung yang mempunyai syarat, sehingga kita harus fair. Kita berikan mereka syarat dulu," ungkapnya.

Caranya, kata dia, agar mereka memenuhi syarat, maka upaya menggeser jabatan mereka bakal ditempuh. "Setelah mereka punya syarat, kita akan buka lowongan Sekda lagi," beber dia. Sebelumnya, Bupati Al Khadziq berjanji akan membuka ulang pendaftaran jabatan Sekda Temanggung pada bulan Juli mendatang. Pendaftaran Sekda terpaksa diulang karena dari lima pejabat yang mendaftar, hanya dua orang yang memenuhi syarat administrasi.

Pihaknya berharap kedepannya akan banyak pejabat yang berminat untuk mengikuti seleksi Sekda, baik itu dari wilayah Temanggung maupun luar Temanggung. Karena, semakin banyak peserta maka akan semakin banyak pilihan. Dengan makin banyak pilihan, maka akan ada  banyak alternatif atau pilihan pejabat yang berkompetisi, sehingga akan mendapatkan yang lebih baik.

Lebih lanjut dia menyebutkan penundaan proses seleksi Sekda dilakukan lantaran minimnya peserta pendaftaran yang memenuhi syarat lelang Sekda. Sesuai dengan persyaratan calon yang memenuhi seleksi administrasi harus ada empat orang yang lolos. Akan tapi saat seleksi Sekda kemarin hanya ada dua yang lolos. "Di Temanggung tidak banyak pejabat struktural yang memenuhi syarat lelang Sekda, maka kita tunda dulu," tutur dia.

Dalam kesempatan sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Temanggung, Dja’far mengungkapkan, dari lima calon yang mendaftar, hanya dua orang yang dipandang memenuhi syarat administrasi dalam pendaftaran Sekda, antara lain Sih Widiyanto selaku Pejabat Fungsional Setda Wonosobo dan One Andang Wardoyo selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo.

Dari lima pendaftar yang masuk ke panitia seleksi (pansel), hanya satu orang yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kabupaten Temanggung. Sementara empat calon lainnya merupakan ASN yang berasal dari Kabupaten Wonosobo. Pendaftaran untuk posisi Sekda Temanggung sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu, namun tidak quorum karena hanya ada dua calon yang lolos seleksi.

Lima orang nama yang mendaftarkan diri. Antara lain Sih Widiyanto selaku Pejabat Fungsional Setda Wonosobo, Budi Santoso selaku Pejabat Fungsional Setda Wonosobo dan Siti Fatimah Nuraini selaku Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian Wonosobo. Kemudian, One Andang Wardoyo selaku Kepala Disparbud Wonosobo dan Muji Waluyo selaku Pengawas Madya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Temanggung.


(M Abdul Rohman/CN19/SM Network)