• KANAL BERITA

Hasil Pemilu Serentak Jadi Bahan Evaluasi Ketua DPC Saat Konfercab

Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto (suaramerdeka.com/dok)
Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Suksesi kepemimpinan di internal PDI Perjuangan Jateng segera mengalami perubahan, seiring dimajukannya pelaksanaan Kongres V partai berlambang Banteng itu. Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) dan Konferensi Daerah (Konferda) segera akan digelar, hasil Pemilu 2019 akan menjadi satu dari sekian parameter evaluasi kinerja pimpinan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto mengatakan, pelaksanaan Kongres V dipercepat agar partai solid dalam mengawal pemerintahan Jokowi. Menurutnya, hal tersebut dilakukan tanpa bermaksud mendahului keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Bahwa tren kemenangan iya. Atas estimasi itu, Kongres dipercepat. Jadi saat Presiden dilantik dan membentuk kabinet, keorganisasian partai sudah pararel dengan terbentuknya organisasi pemerintahan,” katanya, Sabtu (22/6).

Dia menambahkan, sesuai amanat partai, kepengurusan partai harus dari bawah. Untuk itu, pihaknya juga mempercepat pelaksanaan Konfercab dan Konferda tanpa meninggalkan aspirasi anggota partai.

Proses akan dimulai dengan rapat anak cabang di level PAC untuk menjaring aspirasi yang ada. Terkait program kepartaian, sekaligus merekrut para calon ketua DPC.

Berikutnya, rapat DPC akan mengklaster aspirasi dan calon Ketua DPC dari PAC. Nama-nama calon Ketua DPC tersebut akan dibawa ke DPP untuk ditetapkan.

“DPD partai sebagai wakil DPP akan melakukan evaluasi terhadap kinerja DPC dan menjadi masukan DPP,” kata Bambang.

Evaluasi yang dilakukan diantaranya terkait hasil elektoral yang diraih. Sebab indikator tersebut menjadi representasi kesiapan partai dalam melaksakan fungsi elektoral, dan semangat gotong royong di internal partai.

Dikatakan Bambang, nama-nama Ketua DPC yang menjadi pilihan DPP akan diumumkan pada Konfercab yang akan digelar 14 Juli 2019 nanti.

“DPP akan menentukan nama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, atau Ketua saja. Kami sudah mulai menghindari voting. Ini sudah menjadi demokrasi terpimpin sejak di DPC,” katanya.

Begitu seluruh struktural DPC sudah terbentuk, partai akan menggelar Konferda untuk memilih kepengurusan DPD. Bambang memperkirakan, Ketua DPC yang kinerjanya bagus dalam elektoral kemungkinan besar akan terpilih kembali.

“Bagi yang firm, kemungkinan besar akan diangkat kembali. Meski ada beberapa yang (kinerjanya) turun,” tambahnya.

Dia menyebut, dari hasil Pemilu 2014, ada 10 DPC di Jateng yang perolehan suaranya dibawah 20 persen. Padahal perolehan suara 20 persen merupakan syarat bisa mengajukan pasangan calon sendiri dalam pilkada. DPD lantas melakukan penguatan ke 10 DPC tersebut. 

“Dari penguatan itu, pada Pemilu 2019, ada 7 DPC yang suaranya naik menjadi lebih dari 20 persen. Sementara 3 DPC suaranya naik tapi belum diatas 20 persen,” tuturnya.

Namun ada juga DPC yang perolehan suaranya turun seperti di Kabupaten Batang, Jepara, dan Kudus. Sehingga di Pileg 2019, meski PDI Perjuangan di Jateng mendapatkan suara 30 persen, masih ada 6 DPC yang perolehan suaranya dibawah 20 persen.


(Puthut Ami Luhur/CN42/SM Network)