• KANAL BERITA

Dana Hibah Guru PGSI Rp 2,4 MIliar

PGSI Kabupaten Pemalang menggelar halalbihalal di pendapa Kabupaten Pemalang. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
PGSI Kabupaten Pemalang menggelar halalbihalal di pendapa Kabupaten Pemalang. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Dana hibah untuk guru anggota Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Pemalang tahun 2019 sebesar Rp 2,4 miliar. Kendati demikian yang diterima guru kecil lantaran jumlah anggota lebih dari seribuan.

Ketua PGSI Pemalang, Budiarto mengatakan, meski pun demikian dana itu membantu. ‘’Bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Pemalang sangat membantu guru-guru swasta walalupun nominalnya masih kecil," kata Budiarto, Minggu (23/6), saat acara halalbihalal PGSI di pendapa Kabupaten Pemalang didampingi Humas Erwin Ediyantio Era Praja.

Dana hibah bakal diberikan kepada penerima manfaat 1.542 guru terdiri atas guru raudlatul athfal (RA), pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI), sekolah menengah pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Dana dialokasikan pada Mei dan diberikan kepada guru pada awal Juni sebelum Lebaran melalui Bank Jateng.

Ada pun penerima dana hibah adalah guru-guru yang belum mendapatkan tunjangan profesi atau nonsertifikasi dan guru-guru yang bukan ASN atau non-inpassing serta guru-guru yang sama sekali belum menerima dana tunjangan dari pemerintah.

Budiarto menambahkan, PGSI bisa memperjuangkan nasib guru swasta dan sebagai organisasi profesi akan memberikan informasi dan pikiran kepada pemerintah daerah. Selanjutnya berkaitan dengan pembinaan guru, peningkatan kompetensi dan literasi PGSI berharap ikut diperhatikan agar anggotanya menjadi lebih maju.

Sementara itu secara organisasi keanggotaan PGSI sudah tertata dengan dibentuknya pengurus di tingkat kecamatan atau koordinator kecamatam (Korcam). Jumlah anggota PGSI di Pemalang saat ini sudah 3.000 orang.


(Ali Basarah/CN40/SM Network)