• KANAL BERITA

Lega! Sumur Warga Kragilan Mulai Berair

Petugas mengecek sumur warga Dusun Kragilan Kelurahan Pucangan Kecematan Kartasura.
Petugas mengecek sumur warga Dusun Kragilan Kelurahan Pucangan Kecematan Kartasura.

SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Sumur warga Dusun Kragilan RW 15 Kelurahan Pucangan Kecamatan Kartasura yang mengering mulai mengeluarkan air. Warga menyakini perubahan positif itu setelah sumur dalam milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sukoharjo, berhenti beroperasi.

"Alhamdulillah, air sumur warga mulai bertambah. Air sudah mencapai sekitar dua meter kedalamannya," kata Ketua RW 15 Kragilan Kelurahan Pucangan, Sudarsono, Kamis (19/6).

Saat ini, warga bisa memanfaatkan kembali untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak lagi membeli air bersih buat kebutuhan tapi memanfaatkan air sumur. Air sumur mulai bertambah itu sejak sumur dalam milik PDAM tidak di operasikan sementara.

"Air sudah mulai muncul itu dua hari setelah sumur dalam PDAM ditutup sementara. Pastinya warga senang dengan kondisi saat ini," ungkapnya. 

Penutupan sumur dalam PDAM hanya bersifat sementara dan akan dibuka kembali beberapa hari kedepan.  "Warga minta penutupan seterusnya dan air sumur bisa bertambah lagi tidak terganggu. Semoga PDAM mengerti dengan kebutuhan warga," kata dia.

Sebelumnya, sumur warga RT 01 dan 02 RW 15 Dukuh Kragilan Kelurahan Pucangan kering sejak dua bulan lalu. Warga menduga pemicunya sumur dalam milik PDAM yang jaraknya sekitar 70 meter dengan pemukiman warga dan baru beroperasi.

"Sudah dua bulan ini sumur warga kering dan harus beli untuk kebutuhan sehari-hari.  Warga yakin itu dari sumur dalam PDAM, dulu sebelum ada itu kondisinya baik-baik saja dan baru sekarang terjadi," kata Ketua RW.

Sementara itu Kabid Teknik PDAM Sukoharjo, Mat Hasyim mengatakan penyebab pasti sumur warga mengering masih dalam kajian. Sejauh ini, pihaknya yakin penyebabnya bukan sumur dalam PDAM.

Beberapa hari lalu baru dilakukan pengambilan sampel untuk mengetahui penyebab sumur warga kering.  "Hasilnya belum tahu seperti apa. Memang sudah ada sumur warga airnya bertambah tapi tidak semuanya, apalagi sumur dalam ditutup sementara, " ujarnya.

Menurutnya, untuk hasil akan diketahui 10 hari ke depan sesuai waktu kesepakatan. Nantinya warga akan dikumpulkan lalu di sampaikan hasil penelitian yang sudah dilakukan. Di sana memang belum ada warga yang memakai layanan PDAM dan sudah di tawarkan tapi belum ada respons.

"Tunggu 10 hari dulu untuk mengetahui hasilnya. Jadi untuk saat ini kami belum bisa menyampaikan lebih jelas meski sudah ada penambahan air sumur warga," kata dia.


(Ari Welianto/CN34/SM Network)