• KANAL BERITA

Warga Nekat Buang Sampah di Jalan

SAMPAH BERCECERAN : Sejumlah pemuda membersihkan sampah yang berceceran di tengah jalan di Jembatan Pangkalan turut Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso.
SAMPAH BERCECERAN : Sejumlah pemuda membersihkan sampah yang berceceran di tengah jalan di Jembatan Pangkalan turut Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso.

PATI, suaramerdeka.com – Sejumlah warga nekat membuang sampah di jalan kendati kawasan itu dicat dan diberi spanduk peringatan di Jembatan Pangkalan, Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso. Pembuang sampah itu mencari waktu lengah warga.

Padahal di sekitar kawasan, beberapa hari ini, dijaga sejumlah pemuda maupun warga desa. Kejadian pembuangan sampah di tengah jalan diketahui pada Selasa (18/6) sekitar pukul 19.00 malam.

‘’Saat itu kebetulan tengah tidak ada yang menjaga. Saat para pemuda datang ke lokasi untuk berjaga ternyata sudah ada sejumlah sampah yang berserakan di tengah jalan,’’ kata Angga salah seorang pemuda Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso.

Sampah diketahui merupakan sampah rumah tangga. Yakni berupa popok bayi kotor berserakan di tengah jalan.Padahal di titik tersebut telah terdapat papan peringatan larangan membuang sampah sembarangan.

Larangan itu mengacu Perda No 7/ 2010 tentang pengelohan sampah. Di antaranya larangan membuang sampah di jalan umum, tempat umum, perairan umum, pantai dan laut, selokan, taman dan halaman orang lain.

Bahkan setiap orang yang dengan sengaja melanggar perda tersebut dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama enam bulan dan atau denda maksimal Rp 50 juta.

‘’Tapi masih ada yang nekat melanggar, sehingga pemuda berjaga mengawasi bila mungkin ada pembuang sampah sembarangan. Bahkan pada Selasa (18/6) Kepala Desa Pohijo dan perwakilan dari kecamatan turut menemani berjaga hingga dini hari,’’terangnya.

Warga bertekad kawasan tersebut tidak lagi menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Pasalnya sebelumnya keberadaan sampah tersebut sangat mengganggu. Selain merusak pemandangan dan menyebabkan bau tak enak, sampah juga berserakan ke jalan.


(Beni Dewa/CN34/SM Network)