• KANAL BERITA

Ratusan Perangkat Desa Tuntut Kesejahteraan

Ratusan anggota PPDRI Pemalang mendatangi pendapa memyampaikan aspirasi penghasilam tetap. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
Ratusan anggota PPDRI Pemalang mendatangi pendapa memyampaikan aspirasi penghasilam tetap. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com – Ratusan perangkat desa ingin bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi kepada Bupati Pemalang. Perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) mendatangi pendapa Kabupaten Pemalang, Rabu (19/6).

Ketua PPDRI, Muhammad Aidin mengatakan, kedatangan perangkat ingin bertemu langsung Bupati Pemalang untuk menyampaikan tuntutan tentang penghasilan tetap (Siltap) yang disesuaikan dengan masa kerja para perangkat kerja.

"Kami mengharapkan apa yang menjadi tuntutan dan harapan kami segera di sampaikan kepada Bupati Pemalang," kata Aidin.

Sebelumnya pada 2018 saat silaturahmi nasional PPDRI di Hotel Akasia, Ulujami, Pemalang, muncul rekomendasi untuk pemerintah lantaran masih ada perangkat desa berpenghasilan di bawah Rp 1,7 juta/bulan.

Selanjutnya, setiap PPDRI Kabupaten mengajukan permohonan kepada Bupati agar ada regulasi penambahan siltap setiap tahun sesuai dengan peraturan perundangundangan.

Aidin mengatakan, dengan penambahan siltap setiap tahun diharapkan jumlah perangkat mencukupi penghasilan kena pajak sehingga perangkat desa bisa ikut membayar pajak penghasilan kepada negara.

Ratusan perangkat desa ini ditemui oleh Kepala Satpol PP Pemalang Wahyu Sukarno dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes) Mohammad Sidik.

PPDRI, kata Aidin, akan menunggu kepastian agenda pertemuan PPDRI dengan Bupati Pemalang. Mereka memberi batas waktu sampai 26 Juni 2019 dan apabila tidak terpenuhi PPDRI akan datang kembali ke pendapa pada 1 Juli 2019.

Kepala Satpol PP, Wahyu Sukarno menjelaskan, sesuai agenda, Bupati bisa bertemu dengan PPDRI Pemalang, namun Bupati sedang rapat koordinasi Kepala Desa di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari.

"Kedatangan para pengurus/anggota PPDRI ke pendapa pada hari ini sudah kami sampaikan ke Bupati Pemalang dan akan kami laporkan tuntutan PPDRI," kata Wahyu.

Setelah mendapatkan penjelasan ratusan perangkat desa tersebut meninggalkan pendapa dengan tertib.


(Ali Basarah/CN40/SM Network)