• KANAL BERITA

BBWSBS Tutup Alur Kali Pepe dan Siapkan Kontainer Terowongan

Sejumlah anak bermain di Pintu Air Demangan. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
Sejumlah anak bermain di Pintu Air Demangan. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka.com – Seiring dengan dimulainya pengerjaan proyek, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), akan menutup alur Kali Pepe guna mendukung proyek pembangunan pintu air di selatan Pintu Air Demangan.

Selanjutnya, aliran air dialihkan melalui kontainer-kontainer yang tersambung, sehingga air tetap mengalir ke Bengawan Solo. Kontainer yang berfungsi sebagai terowongan kuat menahan arus air jika terjadi banjir.

‘’Alur Kali Pepe yang lama memang harus ditutup dulu, sehingga pembangunan pintu air bisa dimulai," kata Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWSBS, Andri Rachmanto Wibowo, Senin (17/6).

Kontainer yang berfungsi sebagai terowongan pengelak itu juga diperkuat dengan timbunan tanah, membran biotekstil dan pasir dan batu (sirtu). "Jadi terowongan dan tanah di sekitarnya bisa dipadatkan, dan kuat menahan arus air jika terjadi banjir," ujarnya.

Berbagai alat berat dan material proyek pun telah tiba di lokasi. "Ekskavator sudah datang. Crane, turap (sheet pile) besi dan beton juga mulai dipasang," jelas Andri.

Pembangunan pintu air baru sebagai pengganti Pintu Air Demangan ini direncanakan Pemkot Surakarta dan BBWSBS sejak beberapa tahun terakhir. Pintu air baru itu dinilai vital lantaran Pintu Air Demangan berusia lebih dari 100 tahun, sehingga tidak lagi efektif sebagai pengendali banjir.

Pembangunan pintu air itu berlangsung bertahap. Merujuk laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), tahap pertama proyek tersebut didanai APBN sekitar 47,9 miliar.

Kepala BBWSBS, Charisal A Manu sebelumnya menerangkan, tahap pertama proyek itu difokuskan kepada pembangunan konstruksi pintu air. "Konstruksi ditargetkan selesai dibangun Desember 2019," ujarnya.

 


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)