• KANAL BERITA

Ratusan Pemudik di Jawa Nikmati Fasilitas Balik Gratis ke Kalteng

BALIK GRATIS : PT Semen Gresik kembali menggelar balik gratis dengan sasaran masyarakat tujuan Kalimantan Tengah dan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Minggu (16/6). (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
BALIK GRATIS : PT Semen Gresik kembali menggelar balik gratis dengan sasaran masyarakat tujuan Kalimantan Tengah dan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Minggu (16/6). (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com - Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifuddin melepas ratusan pemudi yang menjadipeserta balik lebaran gratis bareng Semen Gresik. Pelepasan dilakukan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Minggu (16/6).

Ratusan pemudik diberangkatkan dengan kapal laut menuju Kalimantan Tengah. Tahun ini kuota yang disediakan Semen Gresik sebanyak 520 kursi kapal laut. Rinciannya, sebanyak 270 peserta tujuan Sampit, Kotawaringin Timurserta 250 peserta tujuan Kumai Kotawaringin Barat.

Pemudik tujuan Sampit diberangkatkan Minggu dengan KM Leuser. Sedang peserta tujuan Kumai dilepas Minggu (16/6) malam. Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifuddin mengatakan kegiatan mudik saat lebaran merupakan tradisi yang baik.

Tradisi tahunan tersebut diakuinya membutuhkan biaya. Sehingga, biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran yang cukup besar selama mudik ke kampung halaman atau balik ke tempat perantauan.

Oleh karena itu, menurutnya PT Semen Gresik mendukung hajat tahunan masyarakat ini melalui progam baliklebaran gratis bareng Semen Gresik. Progam ini hasil kerjasama sinergis dengan PT Pelni Cabang Semarang dan PT Pelindo III.

“Seluruh biaya Progam Balik Lebaran Gratis ini ditanggung Semen Gresik. Peserta juga dibekali dengan makanan ringan, obat-obatan, kaos, topi, dan juga asuransi. Modal transportasi yang digunakan juga memenuhi standar keselamatan dan kelayakan sehingga peserta aman dan nyaman di perjalanan,” kata Saifudin.

Kenyataannya, progam balik lebaran gratis bareng Semen Gresik diminati warga Jateng. Mereka tak hanya berasal dari wilayah Rembang saja, namun juga ada dari kabupaten/kota lain, seperti Banjarnegara, Wonosobo, Pemalang, Boyolali dan Pati.

Seorang peserta bernama Haris Hermansyah (31), warga Desa Punggelan Kecamatan Punggelan Banjarnegaramengaku bersama enam rekan sedesanya merasa terbantu dengan progam ini. Sebab, jika harus balik mandiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Saya dan teman-teman bekerja di perusahaan sawit yang ada di Sampit. Lumayan bisa menghemat ongkos perjalanan,” ujar Haris.


(Ilyas al-Musthofa/CN39/SM Network)