• KANAL BERITA

Lahan Kacang Atom Berkembang Menjadi 27,5 hektare

HALALBIHALAL: Ribuan karyawan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mengikuti halalbihalal. (suaramerdek.com / Moch Noor Efendi)
HALALBIHALAL: Ribuan karyawan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mengikuti halalbihalal. (suaramerdek.com / Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka.com - Perusahaan makanan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk tidak meninggalkan akarnya. Meskipun telah lama telah menjadi perusahaan makanan, pihaknya tetap mengembangkan produk khas, yakni kacang. Komitmen itu dibuktikan dengan pengembangan lahan untuk produksi kacang atom dengan total lahan menjadi 27,5 hektare.

"Lahan (untuk produksi) kacang atom saat ini sudah berkembang 5,5 kali. Itu semua berkat kerja keras bersama," ujar salah satu pemegang saham PT Garudafoof Putra Putri Jaya Tbk Pangayoman Adi saat halalbihalal keluarga besar perusahaannya, Sabtu (15/6).

Dia mengakui, peran karyawan dalam perkembangan perusahaan yang berdiri pada 1994 itu relatif besar. Tanpa kerja sama dan saling menghargai dari semua stake holder perusahaan, maka perusahaan sulit berkembang dan menjadi besar.

Kakak dari Komisaris Utama PT Garudafood Putra Putri Jaya Sudhamek AWS itu, mengaku perjalanan perusahaan relatif berliku. Dimulai dengan usaha memasarkan semua produk kacang, kemudian berkembang menjadi produsen makanan kemasan terkemuka.

Produk Garuda kini tidak lagi sebatas kacang, namun berkembang menjadi aneka makanan. Mulai dari biskuit, kerupuk, gula-gula, susu, makanan ringan, dan minuman bubuk cokelat. Perusahaan yang berpusat di Pati tersebut tidak hanya memiliki pasar domestik.

Pihaknya telah merambah pasar ekspor. Kini lebih dari 20 negara menjadi pasar ekspor Garuda, terutama di yang berada di kawasan ASEAN, China, dan India


(Moch Noor Efendi/CN26/SM Network)