• KANAL BERITA

PKL Alun-alun Bandel, Gerobak Dikandang Satpol PP

Sejumlah anjang-anjang masih dikandang di kantor Satpol PP, pemiliknya belum mengambil kembali. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
Sejumlah anjang-anjang masih dikandang di kantor Satpol PP, pemiliknya belum mengambil kembali. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di alun-alun yang tidak mau tertib memperoleh tindakan tegas dari Satuan Polisi Pamong Praja. Mereka sudah diingatkan namun tetap membandel sehingga gerobak dagangannya dikandang di halaman kantor Satpol PP.

 

Kepala Satpol PP Wahyu Sukarno melalui Kabid Kabid Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat Beni Sosiawan menjelaskan selama masa libur Lebaran 2019 Perda K3 tetap ditegakkan. Alun-alun dan jalur cepat tidak diperuntukkan untuk berjualan.

Namun ada beberapa pedagang yang nekat bahkan mereka meninggalkan gerobak dagangannya di tepi jalan di alun-alun setelah selesai berjualan.

"Mereka sudah diingatkan petugas tapi membandel karena itu diambil tindakan tegas,"kata Beni, kemarin.

Gerobak PKL yang diamankan kata dia ada tujuh buah kemudian satu buah meja dan sembilan buah anjang-anjang (kerangka dari kayu untuk menggantung barang dagangan). Barang-barang tersebut diangkut dari kawasan alun-alun ke halaman Satpol PP.

Pemiliknya apabila hendak mengambil kembali harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan dan taat pada Perda nomor 22/2013 tentang Ketertiban Kebersihan dan Keindahan (K3). Mereka juga memperoleh pembinaan akibat ulah bandelnya.

Sementara itu PKL yag merasa gerobaknya dikandang Satpol PP mendatangi kantor tersebut. Mereka dibantu teman-temannya untuk membawa kembali gerobak daganganya.

Sebagian mendorong gerobak keluar dari Satpol PP namun ada juga yang datang membawa mobil bak terbuka untuk mengangkut gerobak dagangannya.

 


(Ali Basarah/CN42/SM Network)