• KANAL BERITA

Kota Semarang Persiapkan Sub-Sektor Kreatif Unggulan

Masuk 10 Besar Nominasi Kabupaten/Kota Kreatif

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah mempersiapkan diri untuk meningkatkan sub-sektor kreatif unggulannya, yaitu  fashion  (mode) dan  heritage  (warisan sejarah). Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Kota Semarang masuk dalam nominasi 10 besar Kabupaten/Kota (Ka Ta) Kreatif se-Indonesia oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), akhir Mei 2019.

Kolaborasi dua potensi unggulan ini diyakini akan mampu menjadi daya tarik tersendiri, serta mengubah Kota Semarang dengan  trademark  atau identitas khas yang tidak akan dimiliki Kabupaten/Kota lainnya. Melalui  Focus Group Discussion  (FGD) yang diadakan Pemkot Semarang bersama sejumlah stakeholder (pemangku kepentingan) terkait, diharapkan pembahasan tersebut dapat terwujud dengan baik.

"FGD dalam rangka persiapan untuk menghadapi penilaian dari  accessor  atau pengakses dalam rangka mengkurasi, faktor apa saja yang dapat memberikan nilai tambah bagi penentuan Semarang menjadi kota kreatif. Pemaparan Kota Semarang sebagai kota kreatif baru akan dilakukan pada 18 Juni 2019,'' ujar Wakil Wali Kota Semarang, Heaverita Gunaryanti Rahayu, usai penyelenggaraan FGD di Situation Room, kompleks gedung Balai Kota, Rabu (12/6).

Menurut Mbak Ita, demikian sapaan akrabnya, hasil penilaian tersebut akan menentukan nominasi empat besar Ka Ta Kreatif 2019. Melalui FGD, kata dia, semua stakeholder baik pemerintah, komunitas, media dan lainnya harus mampu bersatu padu untuk dapat membuat paparan terbaik terkait kreatifitas fashion dan heritage yang hendak diwujudkan Kota Semarang di kawasan Kota Lama. Beberapa bangunan gedung seperti Semarang Kreatif Digital, Galeri UKM, maupun Galeri Industri Kreatif, saat ini telah tersedia.

"Kalau sekadar fashion sepertinya sudah banyak Kabupaten/Kota yang memilikinya. Namun untuk kolaborasi fashion dan heritage baru dicetuskan Kota Semarang. Misalnya saja, nanti bisa dibuat seperti tampilan kebaya tradisional karya desainer Anne Avantie dimodifikasi menjadi gaun pesta/gaun malam. Untuk kemudian ditampilkan dalam fashion show di Kawasan Kota Lama. Diharapkan ini akan mampu menjadi nilai tambah yang menjual dari Kota Semarang, sehingga bisa lolos ke tahapan empat besar nominasi,'' papar dia.

Selain Kota Semarang, delapan Ka Ta Kreatif lain yang masuk nominasi yaitu Palembang (Kuliner), Majalengka (Kesenian), Malang (Aplikasi dan Game), Solo (Pertunjukan Seni), Kutai (Pertunjukan Seni), Rembang (Kriya), Balikpapan (Aplikasi dan Game), Gianyar (Pertunjukan Seni), dan Denpasar (Fashion).


(Muhammad Arif Prayoga/CN26/SM Network)