• KANAL BERITA

5.384 Penumpang Ikuti Arus Mudik Balik Gratis dari Pelabuhan Tanjung Emas

KEMBALI KE JAKARTA : Para pemudik bersiap kembali ke Jakarta dengan KM Dobonsolo dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)
KEMBALI KE JAKARTA : Para pemudik bersiap kembali ke Jakarta dengan KM Dobonsolo dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 5.384 penumpang, dan 2.327 motor tercatat mengikuti arus mudik balik gratis dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Tanjung Priok Jakarta. Angka itu dalam tiga kali angkutan. Masing-masing Sabtu (8/6) atau H+3, Senin (10/6) atau H+5, dan Rabu (12/6) atau H+7.

Pada kloter terakhir, Rabu (12/6) sore, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin melepas langsung para pemudik arus balik tersebut di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas. “Terimakasih. Semoga selamat sampai tujuan. Tahun depan semoga pelayanan lebih baik. Mudik gratis ditambah. Dan kita bertemu kembali di lain hari nanti,” katanya.

Dia juga menyempatkan diri menyapa penumpang di atas kapal tersebut sebelum berlayar pukul 16.00. Semantara, banyak warga yang melambaikan tangan dari atas sisi badan kapal sessaat sebelum kapal bergerak. Bila dirinci, satu kapal milik PT Pelni yakni KM Dobonsolo harus tiga kali bolak-balik Pelabuhan Tanjung Emas Semarang – Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta untuk melayani pemudik arus balik.

Pelayanan dilakukan dalam tiga hari.  Pertama, Sabtu (8/6) atau H+3, dengan jumlah penumpang 1.542 orang dan 665 unit sepeda motor. Kedua,  Senin (10/6) atau H+5, dengan jumlah penumpang 2.067 orang dan 900 sepeda motor. Serta ketiga, Rabu (12/6) atau H+7 dengan jumlah penumpang 1.775 orang dan 762 motor.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jateng, Satriyo Hidayat mengatakan angka perbandingan penumpang arus mudik dan balik gratis dengan kapal tersebut tahun 2019 ini bagus. Angka antara penumpang kapal mudik dan balik hampir berimbang, mencapai 92 persen. “Pelayanan tahun ini lebih baik. Bahkan sampai detik-detik terakhir pendaftar masih banyak yang datang dan dilayani,” ujarnya.

Sementara pada tahun lalu, perbandingannya di kisaran 50 persen. Angka penumpang mudik dan kembalinya di anggap masih belum bagus.


(Diaz Abidin/CN26/SM Network)