• KANAL BERITA

Bupati Sragen Temukan Makanan Mengandung Zat Pewarna dan Boraks

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, melakukan sidak di Pasar Bunder, pasar hasil bumi terbesar di Sragen.(suaramerdeka.com/Anindito AN)
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, melakukan sidak di Pasar Bunder, pasar hasil bumi terbesar di Sragen.(suaramerdeka.com/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menemukan makanan yang diduga mengandung zat bewarna dan boraks saat sidak di dua pasar di Sragen, yakni Pasar Gemolong dan Pasar Bunder, Rabu (22/5). Sebab makanan yang diduga mengandung bahan pewarna berlebihan itu terlihat merah dan hijau terang. Sementara bakso tampak kenyal diduga mengandung boraks. ‘’Sampel makanan itu akan kami periksa di lab Dinkes,’’ tutur Yuni.

Saat sidak di Pasar Bunder, Yuni didampingi Wabup, Dedy Endriyatno, Dandim 0725 Letkol (Kav), Luluk Setyanto, Waka Polres, Kompol Saprodin, Kepala Disperindagkop,  Untung Sugihartono dan kalangan pejabat utama di lingkup Pemkab Sragen.

Sekretaris Dinkes Fanny Fandani menerima sejumlah makanan yang segera diperiksa ke Lab Dinkes. Di antaranya makanan berupa kerupuk, snak taro, cendol, kolang-kaling dan bakso. Jika dari hasil pemeriksaan diketemukan zat pewarna dan boraks, lanjut Fanny, pihak pemasok komoditi itu akan mendapat sanksi.

Jika sanksi teguran tidak diperhatikan, persoalan itu bisa diteruskan ke proses hukum. ‘’Tapi untuk menyebut bahwa makanan itu tidak sehat, harus ada bukti riil berupa hasil pemeriksaan lab,’’ kata Fanny Fandani.

Bupati Yuni menegaskan, siapa pun yang menjual makanan dengan zat pewarna dan bahan yang berbahaya untuk kesehatan, wajib diingatkan.

Kasi Kefarmasian Dinkes, Wigiyanto mengatakan, semua makanan itu harus izin BPOM. Makanan yang ditengarai mengandung zat berbahaya, akan diperiksakan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Selama sidak, Yuni juga memantau harga bawang putih kating dijual di Rp 28.000 per kg, bawang merah Rp 20.000 per kg, cabai merah Rp 18.000 per kg dan harga daging sapi Rp 100.000 per kg. Awal Mei 2019 lalu, harga bawang putih kating melonjak hingga Rp 48.000 per kg.

‘’Harga komiditas di Pasar Bunder saat ini wajar, namun diperkirakan pada H-2 menjelang Lebaran diperkirakan harga-harga akan naik kembali,’’ tuturnya.

Bupati Yuni berharap jika terjadi kenaikan komiditas pada H-2, jangan terlalu tinggi karena memberatkan konsumen.


(Anindito AN/CN40/SM Network)